Sragen (Humas) – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sragen mematangkan persiapan kegiatan kerja bakti lintas agama di Pura Jagatpati, Masaran, melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin (8/6). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah keberagaman.
Rapat koordinasi diikuti oleh pengurus dan anggota IPARI yang terlibat dalam kepanitiaan. Berbagai aspek pelaksanaan dibahas, mulai dari peserta dan undangan, susunan acara, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga pembagian tugas masing-masing bidang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen hadir memberikan pembinaan kepada para penyuluh agama. Sementara itu, Admin Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Irawan Suhairi, turut memberikan arahan terkait pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya penguatan moderasi beragama dan kerukunan di masyarakat.
Ketua I IPARI Kabupaten Sragen, Dewi Anisah, menyampaikan bahwa kerja bakti lintas agama merupakan wujud nyata komitmen para penyuluh agama dalam membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarumat beragama.
“Selain mempersiapkan teknis kegiatan, kita juga perlu memperhatikan sikap saat berada di Pura nanti. Ikuti tata tertib yang berlaku dan hormati nilai-nilai yang dijunjung di lingkungan rumah ibadah,” tegas Dewi.
Melalui kegiatan tersebut, IPARI Kabupaten Sragen berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kerukunan umat beragama serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, dan saling menghargai. (ast/enn)









