Sragen (Humas) – Dua tangki air bersih disalurkan MTsN 3 Sragen kepada warga terdampak kekeringan di Dukuh Wotgaleh RT 07 dan Dukuh Ngargosari, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jumat (18/9). Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian madrasah terhadap kebutuhan air bersih masyarakat di tengah musim kemarau.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari program Madrasah Peduli Lingkungan yang diinisiasi oleh tim kehumasan dan kesiswaan MTsN 3 Sragen. Bantuan diangkut menggunakan armada tangki air dan disalurkan langsung ke lokasi warga yang membutuhkan.

Kepala MTsN 3 Sragen, Syaiful Bahri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi madrasah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa melalui aksi nyata.
“Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat menanamkan empati. Ketika saudara kita mengalami kesulitan air, kita perlu hadir untuk membantu. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga,” ujarnya.
Kekeringan menjadi persoalan yang berulang di sejumlah wilayah Sumberlawang saat musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan air bersih warga berkurang dan kebutuhan akan pasokan air semakin meningkat.
Salah seorang warga Dukuh Wotgaleh RT 07 mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan MTsN 3 Sragen.
“Matur nuwun sanget kepada MTsN 3 Sragen. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami. Sudah tiga minggu air sulit didapatkan di sini. Semoga kebaikan ini dibalas Allah Swt.,” tuturnya.
Waka Kehumasan MTsN 3 Sragen, Marjoko, mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan agenda rutin tahunan yang sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk peduli terhadap sesama.
“Air bersih merupakan kebutuhan pokok. Berbagi di saat masyarakat mengalami kesulitan adalah nilai yang perlu ditanamkan kepada anak-anak,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Waka Kesiswaan MTsN 3 Sragen, Mujiyanto, menjelaskan bahwa kepedulian terhadap kebutuhan air bersih menjadi salah satu program kerja OSIM MTsN 3 Sragen. Program tersebut dijalankan sebagai respons terhadap kondisi sejumlah wilayah Sumberlawang yang setiap tahun menghadapi dampak kekeringan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Sragen berharap kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut membantu warga yang terdampak kekeringan. (evi/enn)







