Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen terus memperkuat kesiapan dalam pelaksanaan asesmen berbasis digital melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyiapan Soal ASTS berbasis aplikasi Diajeng Learning dan Sosialisasi Pelaksanaan Aplikasi Safe Exam Browser (SEB) untuk Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (19/9) bertempat di Ruang Guru MAN 2 Sragen.
Kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Sragen sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan madrasah dalam menghadapi pelaksanaan asesmen yang memanfaatkan teknologi digital. Bimtek difokuskan pada penyiapan soal Asesmen Tengah Semester (ASTS) dan pengunggahan pada aplikasi Diajeng Learning, mulai dari pemahaman mekanisme penyusunan hingga teknis pengelolaan soal dalam platform pembelajaran digital tersebut.
Selain penyiapan soal ASTS, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi penggunaan Safe Exam Browser (SEB) sebagai salah satu perangkat pendukung pelaksanaan AKGTK Tahun 2026. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai penginstalan, fungsi, mekanisme penggunaan, serta hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan agar pelaksanaan asesmen berbasis komputer dapat berjalan secara tertib dan optimal.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MAN 2 Sragen, Abdul Ghodur, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan madrasah dalam menghadapi dua agenda asesmen berbasis digital.
“Bimtek ini dilaksanakan untuk mempersiapkan pelaksanaan ASTS MAN 2 Sragen yang akan berbasis aplikasi Diajeng Learning sekaligus memberikan pemahaman teknis terkait penggunaan SEB dalam pelaksanaan AKGTK. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap proses asesmen dapat berjalan lancar dan hasil AKGTK Tahun 2026 dapat lebih maksimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Sragen tidak hanya mempersiapkan perangkat dan teknis pelaksanaan asesmen, tetapi juga mendorong peningkatan kesiapan guru dan tenaga kependidikan dalam beradaptasi dengan transformasi digital di lingkungan madrasah. Pemanfaatan Diajeng Learning dan SEB diharapkan mampu mendukung pelaksanaan asesmen yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran serta evaluasi pendidikan di era digital.
Dengan terlaksananya bimtek dan sosialisasi ini, MAN 2 Sragen semakin memantapkan langkah dalam menyongsong pelaksanaan ASTS berbasis DiaJeng Learning sekaligus mempersiapkan AKGTK Tahun 2026, sehingga seluruh civitas madrasah dapat menghadapi asesmen dengan kesiapan teknis dan kompetensi yang lebih optimal. (re/enn)








