Sragen (Humas) – Seluruh siswa kelas VII dan VIII bersama guru dan pegawai MTsN 2 Sragen melaksanakan kegiatan Jumat Bersih pada Jumat (29/5). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan madrasah dalam menyongsong program Adiwiyata 2026 sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan warga madrasah.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan membersihkan berbagai area di lingkungan madrasah. Para siswa tampak antusias membawa perlengkapan kebersihan dan bekerja sama membersihkan halaman, taman, saluran air, hingga sudut-sudut madrasah yang masih terdapat puing-puing sisa pembangunan gedung SBSN. Guru dan pegawai juga turut mendampingi serta terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Suasana gotong royong terlihat begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Siswa saling membantu mengangkat puing, mengumpulkan sampah, serta menata kembali lingkungan madrasah agar tampak lebih rapi dan nyaman. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa agar terbiasa menjaga kebersihan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kepala madrasah, Umartono, menyampaikan bahwa Jumat Bersih merupakan langkah nyata madrasah dalam membangun budaya lingkungan menuju Adiwiyata 2026.
“Program Adiwiyata bukan hanya tentang kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter warga madrasah agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kebiasaan hidup bersih dan semangat gotong royong kepada seluruh siswa,” ujarnya.
Umar juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat, asri, dan nyaman. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, MTsN 2 Sragen optimis dapat mewujudkan madrasah Adiwiyata yang bersih, hijau, dan berbudaya lingkungan. (zhr/enn)










