Sragen (Humas) – Dalam rangka menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta memberikan pembelajaran nyata tentang ibadah qurban, MTsN 5 Sragen menggelar kegiatan Latihan Qurban 1447 H pada Jumat (29/5) di lingkungan madrasah. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa-siswi, bapak dan ibu guru, hingga tenaga kependidikan.
Kegiatan latihan qurban tersebut menjadi salah satu program pembelajaran karakter dan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh MTsN 5 Sragen. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar teori tentang qurban di dalam kelas, tetapi juga terjun langsung memahami proses pelaksanaan qurban sesuai syariat Islam.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, siswa-siswi MTsN 5 Sragen secara sukarela mengumpulkan iuran sebesar Rp. 25.000,- per siswa. Selain dari iuran siswa, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari para donatur, bapak dan ibu guru, serta tenaga kependidikan MTsN 5 Sragen. Dari hasil kebersamaan dan gotong royong tersebut, panitia berhasil menyediakan satu ekor sapi dan dua ekor kambing sebagai hewan qurban.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, dua ekor kambing diserahkan dalam keadaan hidup kepada warga di lingkungan madrasah. Sementara itu, satu ekor sapi disembelih langsung di MTsN 5 Sragen sebagai sarana praktik pembelajaran bagi siswa. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak menyaksikan dan mempelajari tata cara penyembelihan hewan qurban, proses pengemasan daging, hingga pendistribusiannya kepada masyarakat yang berhak menerima.
Muhsin menyampaikan bahwa kegiatan latihan qurban ini memiliki tujuan besar dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki rasa ikhlas, empati, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Melalui kegiatan latihan qurban ini, kami ingin memberikan pembelajaran kepada siswa agar memiliki sikap ikhlas dan semangat berbagi kepada sesama. Selain itu, qurban juga mengajarkan keteladanan dari keluarga Nabi Ibrahim AS yang begitu taat dan ikhlas kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Daging sapi hasil penyembelihan kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Sebagian lainnya akan dimasak dan dinikmati bersama dalam suasana hangat penuh kebersamaan di lingkungan madrasah. Momen tersebut menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara siswa, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar.
Tidak hanya menjadi kegiatan sosial dan keagamaan, latihan qurban ini juga menjadi media pendidikan karakter yang nyata bagi para siswa. Mereka diajak untuk belajar bergotong royong, bekerja sama, peduli terhadap sesama, serta memahami makna pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Latihan Qurban 1447 H ini, MTsN 5 Sragen berharap para siswa mampu meneladani ketakwaan dan keikhlasan keluarga Nabi Ibrahim AS serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki jiwa sosial tinggi, peduli terhadap sesama, dan senantiasa mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.(ma/dpw/enn)










