Sragen (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid Kelas Khusus Olahraga (KKO) MAN 2 Sragen, Caessar Devaz Prasetya. Setelah sukses mengantarkan Persebaya U-15 menjadi juara Piala Soeratin Jawa Timur 2026, Devaz kini bersiap melanjutkan perjuangannya ke kompetisi tingkat nasional.
Persebaya U-15 memastikan gelar juara Piala Soeratin Jawa Timur 2026 setelah menundukkan Deltras U-15 dengan skor 2-0 pada partai final di Jember Sport Garden, Minggu (13/9). Pada pertandingan tersebut, Caessar Devaz Prasetya turut mencatatkan namanya di papan skor melalui gol pembuka pada menit ke-38.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Persebaya U-15 sebagai wakil Jawa Timur untuk melanjutkan perjuangan pada putaran nasional Piala Soeratin U-15 2026. Bagi Devaz, capaian ini menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan mengembangkan potensi sepak bola yang selama ini diasah melalui pembinaan olahraga, termasuk sebagai murid KKO MAN 2 Sragen.
Pada putaran nasional yang akan berlangsung mulai 26 September 2026, Devaz bersama akan bertanding di Zona 2 yang berlangsung di Jawa Timur. Zona tersebut mempertemukan wakil dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Persaingan ini menjadi tantangan baru bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan menjaga semangat sportivitas di level yang lebih tinggi.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono, menyampaikan apresiasi atas capaian Devaz sekaligus memberikan dukungan penuh menjelang perjuangannya di tingkat nasional.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih ananda Caessar Devaz Prasetya bersama Persebaya U-15. Ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan dalam menjalani latihan. Untuk menghadapi putaran nasional, kami memberikan dukungan penuh dan mendoakan agar Devaz dapat bertanding dengan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga pengalaman ini semakin mematangkan potensi dan menjadi langkah penting dalam perjalanan prestasinya,” ungkap Joko Triyono.
Sebagai bagian dari program KKO MAN 2 Sragen, perjalanan Devaz menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan dan pengembangan bakat olahraga dapat berjalan beriringan. Prestasi yang diraih di tingkat Jawa Timur sekaligus menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi masing-masing melalui proses yang disiplin dan berkelanjutan.
Kini, tantangan yang lebih besar telah menanti. Pada 26 September 2026 di Malang, Jawa Timur, Devaz akan kembali berjuang di panggung nasional. Dukungan dan doa dari keluarga besar MAN 2 Sragen diharapkan menjadi tambahan semangat bagi Devaz untuk menghadapi setiap pertandingan dengan penuh perjuangan.
Langkah Devaz menuju putaran nasional bukan hanya tentang sebuah pertandingan, tetapi juga tentang keberanian membawa nama MAN 2 Sragen, mengembangkan potensi, dan terus berproses mengejar prestasi. Selamat berjuang, terus melangkah, jaga sportivitas, dan berikan yang terbaik di panggung nasional! (re/enn)







