Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen
  • Beranda
  • Profil
    • Susunan dan Struktur Organisasi
    • Daftar Pejabat Struktural
  • PPID
    • Tata Cara Permohonan Informasi Publik
    • Tata Cara Pengajuan Keberatan
    • Informasi Publik
      • Informasi Serta Merta
      • Informasi Setiap Saat
      • Informasi Berkala
  • Layanan Masyarakat
    • Standar Pelayanan (SIPPN – CariYanlik)
    • Maklumat Pelayanan
    • Kanal Pelayanan
    • Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)
    • Pengaduan Masyarakat
      • Prosedur Pengaduan Melalui SP4N-LAPOR
23 September 2026
  • Beranda
  • Profil
    • Susunan dan Struktur Organisasi
    • Daftar Pejabat Struktural
  • PPID
    • Tata Cara Permohonan Informasi Publik
    • Tata Cara Pengajuan Keberatan
    • Informasi Publik
      • Informasi Serta Merta
      • Informasi Setiap Saat
      • Informasi Berkala
  • Layanan Masyarakat
    • Standar Pelayanan (SIPPN – CariYanlik)
    • Maklumat Pelayanan
    • Kanal Pelayanan
    • Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)
    • Pengaduan Masyarakat
      • Prosedur Pengaduan Melalui SP4N-LAPOR
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Kemenag Sragen
Beranda Berita

MTsN 2 Sragen Lestarikan Dolanan Tradisional melalui Kokurikuler Sunda Manda

oleh kontributor
September 22, 2026
Dalam Kategori Berita, Pendidikan Madrasah
Durasi Membaca: 3 Menit
A A
0
MTsN 2 Sragen Lestarikan Dolanan Tradisional melalui Kokurikuler Sunda Manda
0
TAMPIL
Share on FacebookShare on Twitter

Sragen (Humas) – MTsN 2 Sragen menghadirkan permainan tradisional Sunda Manda sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler pada Senin (22/9). Permainan yang diinisiasi oleh murid madrasah tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan aktivitas yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional di lingkungan madrasah.

Memanfaatkan lahan di sekitar taman madrasah, arena sederhana permainan Sunda Manda dibuat dan dimanfaatkan sebagai ruang bermain bagi warga madrasah. Keberadaan permainan tersebut mendapat sambutan positif. Secara bergantian, murid memanfaatkan waktu istirahat untuk bermain bersama teman-temannya.

Tidak hanya murid, sejumlah guru juga turut mencoba permainan Sunda Manda. Guru dan murid tampak berbaur dalam suasana santai dan penuh keceriaan. Kehadiran guru dalam permainan tersebut membuat interaksi antara guru dan murid menjadi lebih dekat. Sesekali terdengar tawa dan sorak dukungan ketika peserta berhasil melewati setiap petak permainan.

Suasana tersebut menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat menjadi sarana membangun kebersamaan di lingkungan madrasah. Guru tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga ikut terlibat dan memberikan contoh bahwa aktivitas positif, permainan, serta pelestarian budaya dapat dinikmati bersama.

Sunda Manda merupakan permainan tradisional yang dilakukan dengan melompat menggunakan satu kaki pada pola bidang yang telah dibuat. Selain menyenangkan, permainan ini dapat melatih keseimbangan, koordinasi gerak, konsentrasi, kesabaran, serta sportivitas.

Kehadiran Sunda Manda menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan karakter melalui pengalaman langsung. Murid belajar menghargai teman, menaati aturan, menunggu giliran, menjaga sportivitas, serta membangun kebersamaan. Sementara itu, keterlibatan guru menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai tersebut dapat diterapkan bersama dalam kehidupan madrasah.

Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, mengapresiasi kreativitas dan inisiatif murid dalam menghadirkan permainan tradisional di lingkungan madrasah.

“Saya mengapresiasi kreativitas dan inisiatif anak-anak. Permainan sederhana seperti Sunda Manda ternyata bisa menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Di sini anak-anak belajar bekerja sama, menghargai teman, mengikuti aturan, dan mencintai budaya kita. Guru juga bisa ikut bermain sehingga hubungan antara guru dan murid semakin dekat. Inilah semangat kokurikuler, belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata,” ungkapnya.

Menurut Umartono, pemanfaatan lahan di lingkungan madrasah untuk kegiatan positif juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Madrasah diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang bagi murid dan guru untuk tumbuh, berinteraksi, serta mengembangkan potensi.

Salah satu murid MTsN 2 Sragen, Ismail, mengaku senang dengan adanya permainan Sunda Manda di lingkungan madrasah.

“Seru karena bisa bermain bersama teman-teman saat istirahat. Lebih seru lagi ketika guru juga ikut bermain. Jadi suasananya lebih ramai dan menyenangkan. Kami juga belajar bergantian dan mengikuti aturan permainan,” ujarnya.

Kehadiran Sunda Manda menjadi contoh sederhana bahwa kegiatan kokurikuler dapat dikemas melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan murid. Permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran karakter, interaksi sosial, pelestarian budaya, dan penguatan nilai-nilai cinta. (zhr/enn)

ShareTweetSend
Artikel Sebelumnya

MTsN 2 Sragen Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata, Seluruh Warga Madrasah Nyengkuyung Bersama

Artikel Selanjutnya

Pembinaan Kemadrasahan, Kemenag Sragen Tekankan Taat Aturan dan Tertib Administrasi

Artikel Terkait

MTsN 2 Sragen Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata, Seluruh Warga Madrasah Nyengkuyung Bersama
Berita

MTsN 2 Sragen Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata, Seluruh Warga Madrasah Nyengkuyung Bersama

oleh kontributor
22 Sep 2026
0

Sragen (Humas) - MTsN 2 Sragen menghadapi penilaian Adiwiyata pada Senin (22/9). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah...

SelanjutnyaDetails
Sah! Fahri dan Radisti Resmi Nahkodai OSIS MAN 1 Sragen Periode 2026/2027

Sah! Fahri dan Radisti Resmi Nahkodai OSIS MAN 1 Sragen Periode 2026/2027

22 Sep 2026
Lestarikan Budaya Lewat Literasi, MAN 1 Sragen Gelar Seminar Menulis Kreatif Permainan Tradisional di Milad ke-45

Lestarikan Budaya Lewat Literasi, MAN 1 Sragen Gelar Seminar Menulis Kreatif Permainan Tradisional di Milad ke-45

22 Sep 2026
Meriahkan Milad ke-45, Guru dan Pegawai MAN 1 Sragen Adu Kreativitas Lomba Merangkai Hampers

Meriahkan Milad ke-45, Guru dan Pegawai MAN 1 Sragen Adu Kreativitas Lomba Merangkai Hampers

22 Sep 2026
KKO MTsN 6 Sragen Asah Mental Bertanding melalui Latih Tanding Futsal dan Bola Voli

KKO MTsN 6 Sragen Asah Mental Bertanding melalui Latih Tanding Futsal dan Bola Voli

20 Sep 2026
Air Asin Tak Diminum Sapi, MTsN 5 Sragen Hadirkan Tujuh Tangki Air Bersih

Air Asin Tak Diminum Sapi, MTsN 5 Sragen Hadirkan Tujuh Tangki Air Bersih

20 Sep 2026
Artikel Selanjutnya
Pembinaan Kemadrasahan, Kemenag Sragen Tekankan Taat Aturan dan Tertib Administrasi

Pembinaan Kemadrasahan, Kemenag Sragen Tekankan Taat Aturan dan Tertib Administrasi

Dari KKO MAN 2 Sragen ke Panggung Nasional, Caessar Devaz Lanjutkan Perjuangan ke Putaran Nasional

Dari KKO MAN 2 Sragen ke Panggung Nasional, Caessar Devaz Lanjutkan Perjuangan ke Putaran Nasional

Kategori

© 2022 Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Sragen

Translate »
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
  • Beranda
  • Profil
    • Susunan dan Struktur Organisasi
    • Daftar Pejabat Struktural
  • PPID
    • Tata Cara Permohonan Informasi Publik
    • Tata Cara Pengajuan Keberatan
    • Informasi Publik
      • Informasi Serta Merta
      • Informasi Setiap Saat
      • Informasi Berkala
  • Layanan Masyarakat
    • Standar Pelayanan (SIPPN – CariYanlik)
    • Maklumat Pelayanan
    • Kanal Pelayanan
    • Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)
    • Pengaduan Masyarakat
      • Prosedur Pengaduan Melalui SP4N-LAPOR

© 2022 Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Sragen

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.
Skip to content
Open toolbar Accessibility Tools

Accessibility Tools

  • Increase TextIncrease Text
  • Decrease TextDecrease Text
  • GrayscaleGrayscale
  • High ContrastHigh Contrast
  • Negative ContrastNegative Contrast
  • Light BackgroundLight Background
  • Links UnderlineLinks Underline
  • Readable FontReadable Font
  • Reset Reset