Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen menjadi tuan rumah kegiatan Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat WIRA pada Sabtu (16/5). Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh seluruh anggota PMR WIRA dari tiga madrasah di lingkungan Kabupaten Sragen, yaitu MAN 1 Sragen, MAN 2 Sragen, dan MAN 3 Sragen, dengan total peserta mencapai 82 orang.
Acara apel diselenggarakan di lapangan MAN 2 Sragen, secara resmi dibuka oleh Wiyono Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Sragen. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa sosial, lebih peduli dengan sesama, mempererat tali persaudaraan antar anggota PMR dari berbagai madrasah, sekaligus menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan dasar dalam pertolongan pertama, kepemimpinan, serta pengetahuan kemanusiaan sesuai dengan prinsip Palang Merah Indonesia.
“Latihan gabungan ini menjadi wadah penting bagi para anggota PMR untuk saling berbagi pengalaman, belajar bersama, dan mempersiapkan diri menjadi relawan yang sigap dan terampil. Kehadiran 82 peserta dari tiga madrasah ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti materi pelatihan yang mencakup materi kepalangmerahan, teknik pertolongan pada kecelakaan, penanganan luka, evakuasi korban, serta materi kepemimpinan dan organisasi. Semua materi disampaikan secara teori dan praktik agar peserta lebih memahami dan mampu menerapkannya dengan baik di lapangan.
Perwakilan dari MAN 1 Sragen dan MAN 3 Sragen juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap latihan gabungan ini dapat dilaksanakan secara rutin agar jaringan kerja sama antar PMR di lingkungan madrasah semakin kuat, serta kemampuan dan kesiapan anggota dalam menghadapi situasi darurat semakin terasah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 2 Sragen ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kekompakan. Di akhir acara, seluruh peserta berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat serta siap mengabdikan diri membantu sesama, sesuai dengan semboyan PMR: “Siap Suka Rela”. (rgl/enn)









