Sragen (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kinerja dan Pengendalian Pegawai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, baik dari instansi negeri maupun swasta, pada Selasa, 27 Januari 2026. Pegawai kemenag yang hadir dalam acara tersebut sekitar 3000an, baik ASN maupun non ASN. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Diponegoro Kabupaten Sragen tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Kehadiran kedua pimpinan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan harapan besar kepada seluruh pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sragen agar senantiasa bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan amanah. Menurutnya, peran strategis pegawai Kemenag sangat menentukan dalam membangun kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.
“Saya berharap pegawai Kemenag Sragen bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, dan amanah, sehingga bersama-sama dapat membawa kesejahteraan bagi Kabupaten Sragen,” ungkap Bupati dalam wawancara yang dilakukan oleh Naysila, jurnalis MTsN 5 Sragen.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sragen juga menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan menyerahkan hadiah berupa sepeda kepada guru RA (Raudhatul Athfal/TK) yang telah lama mengabdi. Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada guru yang memiliki tanggungan keluarga penyandang disabilitas. Sebagai bentuk empati dan apresiasi, Bupati menyerahkan tali asih kepada guru dalam kategori tersebut.
Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menegaskan bahwa pegawai Kementerian Agama memiliki tugas mulia dalam memberikan layanan keagamaan yang berkualitas kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya setiap pegawai menjalankan peran sesuai bidangnya dengan penuh dedikasi dan keteladanan.
“Pegawai Kemenag harus memberikan pelayanan keagamaan yang terbaik. Guru mengajar secara profesional dan mendidik anak-anak agar berakhlak dan berkarakter. Pegawai KUA melayani masyarakat melalui pencatatan pernikahan dan penerbitan buku nikah. Begitu pula bagian masjid dan pondok pesantren yang memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saiful Mujab juga mengingatkan kembali lima budaya kerja Kanwil Kemenag Jawa Tengah, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, sebagai pedoman utama dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Ia menegaskan bahwa sikap dan budaya kerja pegawai Kemenag harus selaras dengan nilai-nilai pemerintahan.
“Saya minta betul, sikap, budaya kerja, dan perbuatan kita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah,” tegasnya.
Melalui kegiatan pembinaan kinerja ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta mutu pelayanan keagamaan, demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Sragen yang religius, sejahtera, dan berkarakter.(ma/enn)









