Sragen (Humas) – Dalam upaya mengokohkan nilai-nilai kebangsaan dan memupuk rasa cinta tanah air di kalangan murid, MTsN 6 Sragen menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10). Upacara tersebut diikuti dengan khidmat oleh seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran pimpinan, para guru, pegawai, hingga seluruh murid.
Upacara yang berlangsung tertib dan penuh suasana sakral ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTsN 6 Sragen untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi sekaligus menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga, menghayati, dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus senantiasa dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah, bukan sekadar menjadi ingatan sejarah tahunan.
“Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat bagi kita semua akan keteguhan bangsa ini dalam mempertahankan ideologi negara. Melalui upacara ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh murid. Sebagai generasi penerus, murid madrasah harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, moralitas, dan keutuhan NKRI,” ujar Fandholin.
Rangkaian upacara diisi dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta Ikrar Kesaktian Pancasila. Berlangsungnya agenda ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius sekaligus nasionalis para murid, menjadikan Pancasila sebagai benteng moral dalam menghadapi arus globalisasi. (ich/enn)







