Surakarta (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MAN 2 Sragen. Salah satu tenaga pendidiknya, Wachid Rochman, berhasil meraih Juara 1 Kompetisi Monolog Nasional EMPARTY 2026.
Kompetisi Monolog Nasional EMPARTY 2026 menjadi ajang bagi para pegiat seni teater untuk menunjukkan kemampuan dalam mengolah naskah, karakter, ekspresi, serta penyampaian pesan melalui seni peran.
Pada kompetisi tersebut, Wachid membawakan karya Sudut Terlipat di Punggung Tan Tjeng Bok dengan pementasan yang berlangsung di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.

Penampilan tersebut mengantarkannya menjadi peserta terbaik dan meraih posisi pertama dalam kompetisi monolog tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa prestasi dan potensi warga madrasah tidak hanya berkembang di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan kebudayaan.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tenaga pendidik dalam berprestasi merupakan hal yang patut dibanggakan sekaligus menjadi energi positif bagi lingkungan madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi capaian prestasi yang diraih oleh Pak Wachid. Prestasi tenaga pendidik tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah dan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi guru maupun murid untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang masing-masing,” ujar Joko Triyono.
Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa guru memiliki peran yang luas dalam mengembangkan potensi diri sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik. Kiprah Wachid dalam dunia seni diharapkan dapat semakin memperkuat budaya berprestasi di MAN 2 Sragen, sekaligus memberikan inspirasi kepada murid untuk berani berkarya dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
Dengan demikian, keberhasilan Wachid meraih Juara 1 Kompetisi Monolog Nasional EMPARTY 2026 tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menjadi prestasi yang mengharumkan nama MAN 2 Sragen. Capaian ini menegaskan bahwa semangat berkarya dan berprestasi dapat tumbuh di berbagai bidang, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan prestasi terbaik. (re/enn)







