Sragen (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid MAN 1 Sragen di bidang olahraga. Cham, murid Fase F-4 MAN 1 Sragen, berhasil memborong dua gelar juara pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Sragen Tahun 2026 jenjang SMA, SMK, dan MA. Kompetisi yang berlangsung di Stadion Taruna Kabupaten Sragen pada Kamis (6/8) tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Sragen. Dengan semangat juang dan persiapan yang matang, Cham sukses menunjukkan performa terbaiknya hingga mampu mengharumkan nama madrasah melalui dua nomor lomba atletik yang diikutinya.
Pada nomor lari 3.000 meter, Cham tampil impresif sejak garis start hingga garis finis. Dengan strategi berlari yang konsisten dan stamina yang prima, ia berhasil meninggalkan para pesaingnya dan menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 10 menit 15 detik. Hasil tersebut mengantarkannya meraih Juara 1 sekaligus menjadi salah satu pelari terbaik pada nomor tersebut.
Tidak berhenti di situ, Cham kembali menunjukkan kualitasnya pada nomor lari 800 meter. Meski harus menghadapi persaingan yang sangat ketat, ia mampu mempertahankan ritme larinya hingga finis di posisi kedua dan berhak membawa pulang gelar Juara 2. Raihan dua medali dalam satu ajang ini menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan konsistensi Cham dalam mengembangkan potensinya di bidang atletik.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Cham merupakan buah dari kerja keras murid, pelatih, serta dukungan penuh dari madrasah dalam mengembangkan potensi murid di bidang akademik maupun nonakademik.
“Prestasi yang diraih Cham menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar MAN 1 Sragen. Keberhasilan ini membuktikan bahwa murid madrasah mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus berusaha, disiplin, dan tidak pernah berhenti mengembangkan bakat yang dimiliki,” ujar Windrati.
Cham mengaku bersyukur atas hasil yang berhasil diraihnya dalam ajang POPDA tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui latihan yang rutin, disiplin, serta dukungan dari orang tua, pelatih, guru, dan teman-teman di madrasah.
“Saya sangat bersyukur bisa membawa pulang dua gelar juara untuk MAN 1 Sragen. Semua ini merupakan hasil latihan yang selama ini saya jalani dengan sungguh-sungguh. Terima kasih kepada kedua orang tua, pelatih, bapak dan ibu guru, serta teman-teman yang selalu memberikan doa dan semangat,” ungkap Cham.
Keberhasilan Cham di ajang POPDA Kabupaten Sragen 2026 diharapkan menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional. Selain menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Sragen, prestasi ini juga diharapkan mampu menginspirasi murid lainnya agar terus mengembangkan bakat, berani berkompetisi, serta menjadikan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah sebagai kunci meraih kesuksesan.
MAN 1 Sragen pun berkomitmen untuk terus memberikan ruang, pembinaan, dan dukungan kepada seluruh murid agar mampu mengukir prestasi terbaik sesuai dengan minat dan potensinya, sehingga semakin mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi. (sr/sbs/enn)







