Sragen (Humas) – Dalam upaya mengakselerasi kualitas pendidikan berbasis teknologi digital dan menegaskan komitmennya sebagai madrasah digital unggulan di Kabupaten Sragen, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sragen menggelar Workshop Digitalisasi Transformasi Pembelajaran “Diajeng Learning” Tahun Ajaran 2026/2027, Sabtu (8/8).
Kegiatan yang berlangsung secara khidmat dan penuh antusiasme di Ruang Guru MAN 3 Sragen ini dihadiri oleh seluruh jajaran pendidik dan Tenaga Kependidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah. Langkah strategis dan inovatif ini menjadi bukti nyata kesiapan MAN 3 Sragen dalam merespons cepat dinamika era digitalisasi pendidikan di Jawa Tengah.
Kepala MAN 3 Sragen, Agus Sulistiya, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi lembaga pendidikan masa kini. Implementasi platform inovatif Diajeng Learning dirancang untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang lebih fleksibel, efisien, dan modern.
“MAN 3 Sragen terus berbenah dan melangkah lebih maju. Melalui sistem Diajeng Learning, kita tidak hanya mentransformasi metode mengajar dari konvensional ke digital, tetapi juga memastikan para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan berdaya saing tinggi,” tegas Agus Sulistiya dalam sambutan pembukanya.
Guna memastikan efektivitas materi, MAN 3 Sragen menghadirkan pemateri pakar, Abdul Malik, untuk memberikan bimbingan teknis secara intensif. Dalam sesi pemaparan, Abdul Malik memandu para peserta untuk mengupas tuntas berbagai fitur unggulan yang ada di dalam platform Diajeng Learning.
Abdul Malik menjelaskan secara terperinci mengenai tata cara pengelolaan bahan ajar digital, penyusunan bank soal, pemberian tugas interaktif, hingga mekanisme evaluasi hasil belajar siswa berbasis daring yang terintegrasi secara real-time. Menurutnya, penguasaan aplikasi ini akan sangat mempermudah guru dalam memantau perkembangan akademik siswa secara akurat.

Suasana workshop berlangsung sangat interaktif ketika seluruh peserta langsung melakukan praktek mandiri menggunakan perangkat laptop masing-masing. Para guru tampak antusias menyimulasikan proses pembuatan kelas digital serta pengoperasian fitur-fitur pembelajaran terbaru.
Melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini, MAN 3 Sragen optimistis mampu membentuk sumber daya manusia pendidik yang makin adaptif, cakap teknologi, dan profesional. Keberhasilan inovasi ini sekaligus memperkokoh posisi MAN 3 Sragen sebagai madrasah pelopor digitalisasi pendidikan terdepan di wilayah Kabupaten Sragen. (sns/enn)







