Sumberlawang (Humas) – Pesantren Ramadan merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh madrasah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa selama bulan suci Ramadan. Kegiatan Pesantren Ramadan MIN 5 Sragen dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 10 hingga 12 Maret 2026. Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, serta kecintaan siswa terhadap nilai-nilai Islami.
Pada hari pertama (10/3), kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan yang bernuansa Islami. Lomba yang diselenggarakan antara lain lomba menyanyi lagu religi (selawat) dan lomba menulis cerita Islami. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut. Mereka menampilkan kemampuan terbaiknya dalam bernyanyi sekaligus menuangkan ide dan pesan moral melalui cerita yang mereka tulis.

Selanjutnya pada hari kedua (11/3), kegiatan Pesantren Ramadan dilanjutkan dengan lomba bercerita kisah nabi. Dalam lomba ini, para siswa menceritakan kisah-kisah teladan para nabi dengan penuh penghayatan dan percaya diri. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat meneladani akhlak mulia para nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh perlombaan yang dilaksanakan selama Pesantren Ramadan dibagi menjadi tiga kategori. Kategori A diperuntukkan bagi siswa kelas 1 dan 2, kategori B untuk siswa kelas 3 dan 4, serta kategori C untuk siswa kelas 5 dan 6. Pembagian kategori ini bertujuan agar perlombaan dapat berlangsung secara adil dan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa.
Pada hari terakhir, yaitu tanggal 12 Maret 2026, dilaksanakan pengumuman pemenang lomba untuk siswa kelas 1 sampai kelas 4. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan acara mendongeng yang dibawakan oleh Kak Tri. Para siswa tampak sangat menikmati cerita yang disampaikan dengan cara yang menarik dan penuh pesan moral.
Pada sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan acara motivasi untuk siswa kelas 5 dan 6. Sebelum acara motivasi dimulai, Rochmadi selaku pengawas madrasah Kecamatan Sumberlawang memberikan sambutannya. “Salah satu orang yang dirindukan oleh surga adalah orang yang senantiasa belajar dan membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, anak-anak harus terus semangat mempelajari Al-Qur’an, membacanya dengan baik, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rochmadi.
Kepala MIN 5 Sragen, Rohmawati, juga menyampaikan, “Kegiatan Pesantren Ramadan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para siswa untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam, serta menumbuhkan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui berbagai kegiatan seperti lomba-lomba Islami, motivasi, dan kebersamaan dalam beribadah, kami berharap siswa dapat mengambil banyak pelajaran dan pengalaman yang bermanfaat,” ujarnya dalam sambutan.
Acara motivasi disampaikan oleh Pengawas Nafi’atun Fitriyah yang memberikan semangat dan pesan inspiratif kepada para siswa. “Untuk menjadi generasi yang damai, kita harus memupuk rasa cinta dalam kehidupan kita. Pertama adalah cinta kepada Allah Swt. dengan selalu beribadah dan menaati perintah-Nya. Kedua, cinta kepada Rasulullah saw. dengan meneladani akhlak dan ajaran beliau. Ketiga, cinta kepada diri sendiri dengan menjaga diri, belajar dengan sungguh-sungguh, dan melakukan hal-hal yang baik. Dan yang keempat adalah cinta kepada lingkungan, yaitu dengan menjaga kebersihan, saling menghargai, serta hidup rukun dengan sesama,” ujarnya.
Setelah sesi motivasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama siswa kelas 5 dan 6 yang berlangsung dengan penuh kebersamaan. Acara kemudian diteruskan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan salat Isya dan salat Tarawih bersama. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang lomba untuk kategori kelas 5 dan 6.
Kegiatan Pesantren Ramadan pun ditutup dengan suasana kebersamaan yang penuh makna bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, mencintai agama, serta mampu membawa kedamaian bagi lingkungan sekitarnya. (dewikur/enn)








