Sragen (Humas) – Mengisi kemuliaan bulan Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, MTsN 7 Sragen menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 13 dan 14 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan antusias guna memperdalam pemahaman agama dan memperbaiki akhlak keseharian. Kegiatan dipusatkan di masjid madrasah untuk ibadah berjamaah dan tasmi’ juz 30 dan ruang kelas masing-masing untuk penyampaian materi secara intensif.
Nurul Ngaini, mengajak semua warga madrasah untuk memaksimal bulan Ramadan dengan amal kebaikan, salah satunya menempa siswa-siswi pada kegiatan pesantren kilat ramadhan 1447 H. Ia berharap melalui Pesantren Kilat ini, siswa istiqomah membaca Al-Qur’an, memahami agama dengan lebih baik dan berakhlakul karimah.
Setiap harinya, kegiatan dimulai pukul 07.15-08.00 dengan pelaksanaan salat Dhuha, dilanjutkan dengan pendalaman hafalan bacaan shalat untuk memastikan setiap siswa memahami rukun dan kesempurnaan ibadah wajib mereka.
Suasana religius semakin kental saat sesi tasmi’ juz 30 dimulai. Para siswa secara bergantian menyimak dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, sebuah upaya sekolah untuk menjaga hafalan (murajaah) para siswa ditengah kesibukan akademik. Tasmi’ juz 30 dipandu oleh Mardiyanto dari Seksi Keagamaan dan Muhammad Rifai, guru fiqih MTsN 7 Sragen.
Kegiatan berikutnya yakni penyampaian materi keislaman meliputi: Bangunan Islam, Berbakti Kepada Orang Tua, Adab Berpakaian dan Pergaulan, Kisah Pemuda Pejuang Mus’ab bin Umair, dan Akhlak Bermedia Sosial. Penyampaian materi dipandu oleh guru-guru MTsN 7 Sragen.
Kuliah tujuh menit (kultum) menjadi penutup kegiatan pesantren kilat. Setiap kelas mengirimkan 1 petugas kultum. Perwakilan kelas bergantian menyampaikan kultum di depan semua peserta yang berlangsung di masjid. Kegiatan pesantren kilat disambut hangat oleh siswa-siswi.
Bilqis, selaku Ketua OSIS MTsN 7 Sragen, memberikan kesan positifnya terhadap agenda tahunan ini. “Saya sangat senang dengan kegiatan tersebut, karena itu sangat baik dan mendidik para siswa-siswi agar selalu rutin dalam membaca Al-Qur’an dan melatih keberanian siswa saat melaksanakan kegiatan kultum,” ungkapnya.
Kegiatan pesantren kilat di MTsN 7 Sragen rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadan dengan harapan nilai-nilai ibadah di bulan yang mulia ini lebih bisa bermakna dan tertanam dalam setiap siswa-siswi MTsN 7 Sragen. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum transformasi diri bagi siswa-siswi MTsN 7 Sragen dan memberi dampak yang nyata serta menjadi pribadi yang lebih beradab dan bertakwa di era modern. (ns/enn)








