Sragen (Humas) – Suasana khidmat dan penuh berkah menghiasi akhir kegiatan pesantren Ramadan hari kedua di MAN 2 Sragen, yang ditutup dengan kajian inspiratif oleh Ustadz Bilal Halim. Bertempat di halaman Masjid, pada Jumat (13/3), dimulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid, guru, dan karyawan MAN 2 Sragen dengan penuh antusias.


Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Sragen Joko Triyono menyampaikan pentingnya memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperbaiki akhlak. Dalam sambutannya, beliau juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pesantren Ramadan sebagai sarana pembinaan karakter religius bagi para murid.

Suasana semakin semarak dengan iringan hadrah Ammanda (Ahbabul Musthofa) MAN 2 Sragen yang membawakan lantunan selawat. Penampilan hadrah tersebut menambah kekhidmatan acara sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW di kalangan para peserta.
Pada sesi penutup, Ustadz Bilal Halim menyampaikan materi kajian dengan tema “Ramadan sebagai Pelita dalam Menuju Mimpi”. Jangan biarkan Ramadan hanya jadi musim puasa dan berbelanja saja. Jadikan bulan suci ini sebagai awal untuk menerangi jalan menuju cita-cita kalian – karena generasi yang bertaqwa akan menjadi pondasi kemajuan bangsa,” tegas Ustadz Bilal dalam paparannya yang penuh semangat. Beliau juga berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana nilai-nilai Ramadan telah mengubah hidup anak muda menjadi lebih baik.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cinderamata kecil berupa mushaf Al-Qur’an kepada beberapa perwakilan murid yang paling aktif berpartisipasi. Suasana penuh kebersamaan terlihat ketika seluruh peserta saling berjabat tangan. Pengajian Pesantren Ramadan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan menambah wawasan keislaman bagi seluruh murid MAN 2 Sragen sehingga mereka dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih bermakna. (rgl/enn)









