Sragen (Humas) – Dalam upaya memperkuat integritas dan profesionalitas tenaga pendidik serta kependidikan, MTs Negeri 8 Sragen menggelar kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Sabtu (14/3). Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini mengusung tema sentral “Penguatan Disiplin ASN dan Budaya Tertib Administrasi.”
Hadir sebagai narasumber utama, Pengawas Madrasah, Nur Kholish Muallim, memberikan pengarahan mendalam mengenai pentingnya transformasi mental ASN di lingkungan madrasah. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa disiplin bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.
“Disiplin adalah fondasi, sementara tertib administrasi adalah pagar yang menjaga kualitas kinerja kita. Tanpa administrasi yang rapi, prestasi sehebat apa pun akan sulit dipertanggungjawabkan,” ujar Nur Kholish di hadapan para guru dan staf.
Selain aspek disiplin, materi pembinaan juga menyoroti pentingnya budaya tertib administrasi, terutama dalam menghadapi era digitalisasi pendidikan. Nur Kholish mengingatkan bahwa setiap proses belajar mengajar harus terdokumentasi dengan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Kepala MTs Negeri 8 Sragen, Amiruddin, menyambut baik arahan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen seluruh civitas akademika MTsN 8 Sragen untuk menjadikan disiplin sebagai napas dalam bekerja.
“Kami berterima kasih atas bimbingan dari Bapak Pengawas. Bagi kami, pembinaan ini adalah momentum recharging untuk memastikan bahwa MTsN 8 Sragen tetap berada di jalur yang tepat dalam mencetak generasi hebat yang berakhlakul karimah,” ungkap Amirrudin.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini banyak membahas mengenai kendala administratif di lapangan. Dengan adanya pembinaan rutin ini, diharapkan MTsN 8 Sragen mampu meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih transparan serta berkualitas bagi masyarakat Sragen dan sekitarnya. (nkm/enn)










