Sragen (Humas) – MTsN 6 Sragen menggandeng UPTD Puskesmas Gemolong dalam Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Terintegrasi selama dua hari, 16–17 September 2026. Kegiatan skrining kesehatan gratis tersebut menyasar siswa, guru, dan pegawai madrasah.
Sebanyak 438 warga madrasah mengikuti pemeriksaan yang berlangsung di serambi masjid. Rangkaian skrining mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, pemeriksaan mata, telinga, gigi, kulit, gula darah sewaktu (GDS), dan hemoglobin (Hb), serta skrining riwayat atau kontak tuberkulosis (TB) dan disabilitas.
Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran. Siswa dipanggil dari kelas menuju lokasi skrining, mengikuti seluruh tahapan, kemudian kembali mengikuti pembelajaran. Guru dan pegawai mengikuti pemeriksaan dalam rangkaian yang sama.
Koordinator UKS MTsN 6 Sragen, Afif Wahyu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama madrasah dengan Puskesmas Gemolong untuk membantu warga madrasah mengenali kondisi kesehatan lebih awal.
“Melalui skrining ini, kami berharap warga madrasah semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, mulai dari aktivitas fisik, kebersihan, hingga pola makan,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian lebih. Skrining ini sekaligus menjadi langkah awal bagi warga madrasah untuk lebih mengenali kondisi tubuh dan menjaga kesehatan secara terarah. (ich/enn)







