Sragen (Humas) – Kunjungan perdana Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Hari Ikhsan Darmawan, ke MTs Negeri 5 Sragen pada Selasa (21/7) membawa semangat baru bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Selain memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, ia juga memberikan pembinaan yang menekankan pentingnya keteladanan, profesionalisme, dan budaya kerja ASN dalam membangun madrasah yang unggul.
Kehadiran Kasubbag TU tersebut disambut hangat oleh Kepala MTs Negeri 5 Sragen, Muhsin, beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan. Suasana pembinaan berlangsung akrab, komunikatif, dan penuh antusiasme. Momentum tersebut menjadi awal terjalinnya sinergi yang semakin erat antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen dengan keluarga besar MTs Negeri 5 Sragen.
Dalam pembinaannya, Hari mengingatkan bahwa guru merupakan sosok yang digugu lan ditiru, sehingga setiap perilaku pendidik akan menjadi cerminan bagi murid. Menurutnya, keteladanan tidak cukup diwujudkan melalui kompetensi mengajar, tetapi juga harus tampak dalam penampilan, tutur kata, etika, dan sikap sehari-hari.
Ia mengutip falsafah Jawa, “ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana,” yang bermakna bahwa kehormatan seseorang tercermin dari ucapannya, sedangkan martabatnya terlihat dari cara ia berpenampilan. Nilai luhur tersebut, menurutnya, sangat relevan bagi seorang guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang setiap hari menjadi figur sekaligus panutan di tengah masyarakat.
“Sebagai guru dan ASN, kita harus menjaga lisan, sikap, serta penampilan. Apa yang kita ucapkan dan lakukan akan dilihat, ditiru, bahkan menjadi pembelajaran bagi peserta didik. Jadilah teladan yang menghadirkan inspirasi, bukan sekadar pengajar di ruang kelas,” pesannya.
Selain menanamkan pentingnya keteladanan, Hari juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Menurutnya, suasana kerja yang nyaman dan saling menghargai akan melahirkan semangat kolaborasi yang mampu mendorong peningkatan mutu pelayanan pendidikan di madrasah.
Sebagai ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, ia menegaskan bahwa setiap pegawai harus memiliki etos kerja yang tinggi dengan menjadikan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas sebagai budaya dalam menjalankan tugas. Ketiga nilai tersebut merupakan fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan lembaga.
Kepala MTs Negeri 5 Sragen, Muhsin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan sekaligus pembinaan yang diberikan. Menurutnya, arahan tersebut menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga marwah profesi guru.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Hari Ikhsan Darmawan di MTs Negeri 5 Sragen. Terima kasih atas pembinaan yang sangat inspiratif. Nilai-nilai keteladanan, keharmonisan, serta budaya kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas yang disampaikan akan menjadi bekal bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan serta mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlakul karimah,” ujarnya
Kunjungan perdana Kasubbag TU ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan energi positif bagi seluruh warga madrasah. Melalui pembinaan tersebut, MTs Negeri 5 Sragen semakin meneguhkan komitmennya untuk membangun budaya kerja yang profesional, menjaga keharmonisan lingkungan kerja, serta menghadirkan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (ma/dpw/enn)







