Sragen (Humas) – Mengenalkan budaya keselamatan sejak dini, MIN 8 Sragen menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta (Daop 6 Yogyakarta) untuk memberikan edukasi keselamatan perjalanan kereta api kepada peserta didik, Rabu (22/7). Kegiatan tersebut menjadi upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan transportasi sekaligus membangun budaya disiplin sejak usia dini.
Tim PT KAI memberikan pemahaman mengenai aturan keselamatan perjalanan kereta api, bahaya beraktivitas di sekitar rel, serta pentingnya mematuhi rambu-rambu dan ketentuan di kawasan perkeretaapian. Edukasi dikemas secara interaktif agar materi lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta didik.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif menyimak materi, berdiskusi, serta menjawab berbagai pertanyaan seputar keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memahami pentingnya bersikap waspada dan mematuhi aturan saat berada di sekitar jalur rel.
Kepala MIN 8 Sragen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya keselamatan sejak dini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik agar lebih peduli terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Edukasi seperti ini memberikan manfaat yang besar bagi peserta didik. Kami berharap mereka tidak hanya memahami aturan keselamatan di kawasan perkeretaapian, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengingatkan keluarga dan masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.
Edukasi keselamatan ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter di MIN 8 Sragen. Selain menambah wawasan tentang keselamatan perjalanan kereta api, kegiatan tersebut membekali peserta didik dengan kesadaran untuk mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan, dan bersikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. (zalf/enn)








