Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Pelajaran 2026/2027 selama satu pekan, 28 September 2026 hingga 3 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid MAN 2 Sragen sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran setelah menjalani kegiatan belajar selama setengah semester pertama.
Berbeda dengan pelaksanaan asesmen pada tahun-tahun sebelumnya, ASTS kali ini dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi DiaJeng Learning. Penerapan sistem digital tersebut menjadi langkah baru bagi MAN 2 Sragen setelah beberapa tahun melaksanakan asesmen dengan mekanisme berbasis kertas. Perubahan ini sekaligus menunjukkan komitmen madrasah dalam mengikuti perkembangan teknologi di bidang pendidikan.
Pelaksanaan ASTS berbasis digital merupakan bagian dari transformasi digital madrasah untuk menciptakan proses asesmen yang lebih efektif dan terintegrasi. Melalui DiaJeng Learning, murid dapat mengerjakan asesmen secara daring dengan sistem yang telah disiapkan oleh madrasah sesuai jadwal dan mata pelajaran yang diujikan.
Selain mendukung transformasi digital, penerapan ASTS secara daring juga menjadi upaya mewujudkan praktik paperless assessment. Pengurangan penggunaan kertas dalam pelaksanaan asesmen diharapkan dapat mendukung efisiensi sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal tersebut selaras dengan nilai Panca Cinta, khususnya cinta lingkungan, yang terus ditanamkan di lingkungan MAN 2 Sragen.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono, menyampaikan bahwa ASTS memiliki peran penting dalam mengetahui capaian akademik murid selama mengikuti proses pembelajaran.
“ASTS ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan akademik murid selama setengah semester pertama. Praktik asesmen secara digital juga menjadi bagian dari transformasi madrasah dan ditujukan untuk mewujudkan Panca Cinta, khususnya cinta lingkungan,” ungkapnya.
Di samping menjadi sarana evaluasi akademik, pelaksanaan ASTS secara daring juga memberikan pengalaman kepada murid untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran. Pemanfaatan DiaJeng Learning diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran digital di MAN 2 Sragen sekaligus membiasakan warga madrasah dengan pemanfaatan teknologi yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, pelaksanaan ASTS Gasal Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAN 2 Sragen tidak hanya menjadi momentum untuk mengukur capaian akademik murid, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital dan budaya paperless. Penerapan asesmen berbasis DiaJeng Learning sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Panca Cinta melalui kepedulian terhadap lingkungan. (re/enn)







