Bekasi (Humas) – Senin (18/5), dua bintang muda sepak bola berbakat, Vallentino Putra dan Janu Nursetyo Arsyah, yang merupakan siswa Fase E Kelas Khusus Olahraga (KKO) MAN 1 Sragen, sukses menorehkan tinta emas dengan meraih posisi runner up dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League U-16 Musim 2025/2026. Laga final yang berlangsung sengit tersebut menjadi saksi perjuangan keras kedua pilar muda ini dalam membawa timnya menduduki podium juara kedua pada ajang sepak bola usia muda paling bergengsi di tanah air.
Kompetisi EPA Super League U-16 sendiri merupakan turnamen sepak bola profesional usia muda kasta tertinggi di Indonesia yang berada langsung di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pada musim 2025/2026 ini, turnamen akbar tersebut diselenggarakan dengan megah oleh Garudayaksa Football Academy Indonesia. Menjadi bagian dari kompetisi elite ini bukanlah hal yang mudah, mengingat setiap tim harus melewati seleksi ketat dan persaingan sengit antarklub profesional dari seluruh penjuru nusantara demi mencetak bibit unggul masa depan tim nasional Indonesia.
Keberhasilan Vallentino dan Janu di turnamen skala nasional ini disambut dengan rasa haru dan bangga yang luar biasa oleh seluruh civitas akademika MAN 1 Sragen. Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh kedua anak didiknya tersebut hingga mampu bersaing di level tertinggi. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Vallentino dan Janu. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah, khususnya melalui program Kelas Khusus Olahraga (KKO), mampu bersaing secara kompetitif di panggung sepak bola profesional nasional tanpa mengesampingkan pendidikan formal mereka,” ujar Windrati.
Sementara itu, Janu dan Vallentino tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya sekaligus rasa syukurnya atas pencapaian maksimal yang diraih timnya musim ini. Ia mengungkapkan bahwa kompetisi ini memberikan pengalaman luar biasa yang sangat berharga bagi perkembangan karier sepak bola mereka ke depan. “Gelar runner up ini kami persembahkan untuk orang tua, pelatih, dan seluruh keluarga besar MAN 1 Sragen yang selalu memberikan dukungan. Pertandingan di EPA Super League ini sangat ketat, kerja keras kami selama latihan akhirnya membuahkan hasil yang manis di tingkat nasional,” ungkap Janu.
Melalui keberhasilan yang diraih pada musim ini, terselip harapan besar agar prestasi luar biasa ini dapat menjadi batu loncatan bagi Vallentino dan Janu untuk menembus skuad Utama Liga Indonesia hingga Tim Nasional Indonesia di masa mendatang. Selain itu, kompetisi EPA Super League U-16 ini diharapkan terus konsisten melahirkan talenta-talenta emas yang akan memajukan sepak bola tanah air. Pencapaian gemilang ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi dan inspirasi bagi seluruh siswa lainnya, khususnya di Kelas Khusus Olahraga, untuk terus tekun berlatih, disiplin, dan pantang menyerah dalam mengejar mimpi serta mengukir prestasi hingga tingkat tertinggi. (sr/sbs/enn)








