Sragen (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Sragen, Fatchur Rochman, melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus melepas Kontingen Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Sragen di halaman MTsN 2 Sragen, Kamis (30/7). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala MTs se-Kabupaten Sragen sebagai bentuk dukungan kepada kontingen yang akan berlaga pada Jambore Pramuka MTs Tingkat Provinsi Jawa Tengah Ke-2 Tahun 2026.
Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah Jawa Tengah merupakan kegiatan edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar yang diikuti anggota Gerakan Pramuka Penggalang dari Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah. Mengusung tema “Bersatu dalam Semangat Penggalang, Berkarakter, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia,” kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan bagi para peserta.
Pada kesempatan tersebut, masing-masing regu putra dan regu putri menampilkan aksi terbaik sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum diberangkatkan ke arena jambore di Kabupaten Klaten. Berbagai keterampilan kepramukaan, mulai dari baris-berbaris, yel-yel, hingga kekompakan regu diperagakan di hadapan Kakankemenag Kabupaten Sragen beserta seluruh kepala MTs se-Kabupaten Sragen. Penampilan tersebut mencerminkan kesiapan fisik, mental, dan kerja sama tim yang telah dibangun selama proses pembinaan.

Dalam arahannya, Fatchur Rochman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang dipercaya menjadi perwakilan Kontingen Pramuka Kementerian Agama Kabupaten Sragen.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang menjadi perwakilan Kontingen Kabupaten Sragen. Adik-adik memiliki akhlak yang baik dan semangat pantang menyerah. Saya yakin kontingen Pramuka akan membanggakan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jambore bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk membentuk karakter generasi muda.
“Kalian belajar bertanggung jawab dan bekerja sama. Kegiatan ini menjadi tempat untuk mengembangkan nilai kejujuran, kemandirian, gotong royong, serta jiwa yang berkarakter. Nilai-nilai inilah yang nantinya akan dibawa pulang dan diterapkan di lingkungan madrasah maupun masyarakat,” tuturnya.
Fatchur Rochman juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti kegiatan di Kabupaten Klaten.
“Tolong adik-adik jaga kesehatan. Cuaca di Klaten cukup panas, jadi pilih dan pilah makanan serta minuman yang tepat untuk dikonsumsi. Jaga kedisiplinan, tepat waktu, dan kekompakan karena itu merupakan modal utama seorang Pramuka,” pesannya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Sragen selama mengikuti jambore.
“Yang paling penting, jagalah nama baik Kementerian Agama Kabupaten Sragen dan seluruh madrasah se-Kabupaten Sragen. Harapan saya, adik-adik mampu membawa pulang piala dan mengharumkan nama daerah. Namun yang lebih utama, ikutilah seluruh rangkaian jambore dengan sebaik-baiknya. Menang adalah bonus,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kakankemenag juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina Pramuka yang telah mendampingi dan membina peserta hingga siap mengikuti jambore tingkat provinsi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina atas dedikasi dan pendampingannya selama ini, serta kepada seluruh kepala madrasah atas dukungan yang diberikan kepada pembina dan peserta. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, membawa pengalaman yang berharga bagi kontingen Pramuka Kementerian Agama Kabupaten Sragen, dan Allah Swt. senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, perlindungan, serta keberhasilan kepada kita semua,” pungkasnya.
Pelepasan kontingen berlangsung penuh semangat dan optimisme. Dengan bekal pembinaan yang matang, kekompakan regu, serta dukungan penuh dari Kementerian Agama Kabupaten Sragen dan seluruh madrasah, Kontingen Pramuka Kabupaten Sragen diharapkan mampu menampilkan performa terbaik sekaligus menjadi duta madrasah yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia pada Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Ke-2 Tahun 2026. (zhr/enn)







