Sragen (Humas) – MTsN 5 Sragen menerima kunjungan edukatif dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Sragen melalui kegiatan “DPPKBPPPA Menyapa Sekolah” yang digelar pada Selasa (19/5). Kegiatan tersebut difokuskan pada edukasi pencegahan bullying serta bahaya penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif di kalangan pelajar.
Kegiatan yang berlangsung di halaman MTsN 5 Sragen itu diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan suasana meriah dan penuh antusias. Program ini menjadi bagian dari langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sragen dalam memberikan pembinaan kepada remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Sragen, dr. Y. Agus Sudarmanto, M.Kes., didampingi Kepala Bidang PPPA Ary Widyatmoko, S.STP., serta Kepala UPTD PPPA Dyah Nursari, S.Sos. Turut hadir pula Duta Genre (Generasi Berencana) Kabupaten Sragen, Chika Nabila Ayu dan Dimas Mulham Setyawan, yang memberikan motivasi serta edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga pergaulan sehat dan menjauhi narkoba.
Dalam sambutannya, dr. Y. Agus Sudarmanto menegaskan bahwa lingkungan sekolah dan madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, serta bebas dari tindakan bullying maupun penyalahgunaan narkoba.
“Bullying harus dihindari karena dapat menimbulkan permusuhan dan berdampak fatal terhadap kehidupan serta masa depan siswa. Madrasah harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan berkembang,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi rokok sejak dini karena dinilai menjadi pintu masuk terhadap penyalahgunaan zat adiktif lainnya.
“Narkoba sering berawal dari kebiasaan merokok. Karena itu, anak-anak harus berani mengatakan tidak pada rokok dan narkoba demi menjaga masa depan mereka,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Duta Genre Chika Nabila Ayu dan Dimas Mulham Setyawan menyampaikan materi tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental remaja serta bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Mereka mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan mampu membangun lingkungan pergaulan yang positif, baik di madrasah maupun di masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak aktif menyampaikan pertanyaan terkait kesehatan mental remaja, pencegahan kekerasan di lingkungan madrasah, hingga cara menghindari pengaruh negatif pergaulan bebas dan narkoba.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi siswa, DPPKBPPPA Kabupaten Sragen bersama pihak madrasah juga menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Penghargaan tersebut diberikan untuk memotivasi para siswa agar terus mengembangkan potensi dan mengharumkan nama madrasah.
Kepala MTsN 5 Sragen, Muhsin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian DPPKBPPPA Kabupaten Sragen dalam memberikan pembinaan kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPPKBPPPA Kabupaten Sragen yang telah hadir memberikan edukasi dan pembinaan kepada siswa-siswi MTsN 5 Sragen. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak kami,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MTsN 5 Sragen dan DPPKBPPPA Kabupaten Sragen sebagai bentuk sinergi dalam pembinaan serta perlindungan anak di lingkungan madrasah.
Muhsin berharap kerja sama tersebut mampu melahirkan generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan berakhlak mulia.
“Semoga melalui kerja sama ini, MTsN 5 Sragen mampu mencetak generasi yang cerdas, kuat mental, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Melalui kegiatan “DPPKBPPPA Menyapa Sekolah” ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga pergaulan sehat, menjauhi bullying dan narkoba, serta terus meningkatkan prestasi demi meraih masa depan yang lebih baik.(ma/dpw/enn)











