Sragen (Humas) – Hari pertama Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTs Negeri 4 Sragen ditutup dengan demonstrasi ekstrakurikuler Tapak Suci dan Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) pada Senin (13/7). Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta didik baru, tetapi juga mengenalkan berbagai pilihan kegiatan pengembangan diri yang dapat mereka ikuti selama menempuh pendidikan di madrasah.
Demonstrasi diawali oleh tim LKBB yang menampilkan gerakan baris-berbaris dengan formasi rapi, disiplin, dan kompak. Kekompakan setiap gerakan berhasil menarik perhatian murid baru yang menyaksikan dengan antusias sekaligus memperlihatkan pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam setiap latihan.
Suasana semakin semarak saat anggota Tapak Suci memperagakan berbagai teknik bela diri dengan penuh percaya diri dan ketangkasan. Atraksi tersebut tidak hanya memukau penonton, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai sportivitas, keberanian, pengendalian diri, serta semangat pantang menyerah yang menjadi bagian dari pembinaan ekstrakurikuler.
Kepala MTs Negeri 4 Sragen, Sardi, mengatakan bahwa demonstrasi ekstrakurikuler menjadi salah satu cara madrasah memperkenalkan wadah pengembangan minat dan bakat kepada peserta didik sejak awal mereka memasuki lingkungan madrasah.
“Kami berharap melalui demonstrasi ini, murid baru semakin mengenal potensi yang dimiliki MTs Negeri 4 Sragen dan termotivasi untuk aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana mengembangkan bakat, karakter, serta prestasi,” ujarnya.
Melalui pengenalan ekstrakurikuler sejak pelaksanaan MATAMUDA, MTs Negeri 4 Sragen berharap peserta didik baru semakin percaya diri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Selain menjadi sarana menyalurkan minat dan bakat, kegiatan ekstrakurikuler juga diharapkan mampu membentuk karakter, menumbuhkan jiwa sportivitas, serta melahirkan prestasi yang membanggakan bagi diri sendiri maupun madrasah. (djoksus/enn)









