Sragen (Sragen) – Tiga siswa MAN 3 Sragen menjadi responden dalam penelitian yang dilakukan mahasiswa program magister (S2) dari sejumlah perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri, Senin (4/5). Penelitian tersebut mengkaji pemahaman generasi muda terkait teori evolusi manusia purba, dengan mengaitkan keberadaan Situs Sangiran sebagai salah satu pusat temuan fosil penting di dunia.
Mahasiswa peneliti berasal dari universitas di Perancis, Universitas Indonesia (UI), Universitas Sebelas Maret (UNS), serta Universitas Kristen Satya Wacana. Mereka melakukan studi lapangan di wilayah Sragen dengan mempertimbangkan kedekatan geografis dan historis dengan situs purbakala Sangiran yang telah lama dikenal sebagai salah satu pusat penelitian manusia purba dunia.
Tiga siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah Keysha Putri Rifai, Nur Rohmah Maghfiroh, dan Nurfulan Firday Sary. Dalam penelitian tersebut, para siswa diminta menyampaikan pandangan mereka mengenai teori evolusi manusia purba, keberadaan fosil, serta peran penting situs Sangiran dalam pembelajaran sejarah dan sains di tingkat sekolah menengah.
Salah satu mahasiswa peneliti menyampaikan bahwa keterlibatan siswa lokal sangat penting untuk memahami bagaimana pengetahuan tentang manusia purba dipahami di kalangan generasi muda, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan bersejarah.
“Kami ingin melihat sejauh mana siswa memahami konsep evolusi manusia purba, serta bagaimana keberadaan situs Sangiran dan temuan fosil memengaruhi cara pandang mereka terhadap sejarah manusia,” ujarnya.
Pihak madrasah menyambut baik kegiatan penelitian tersebut. Guru pendamping mata pelajaran Sejarah, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa partisipasi siswa dalam penelitian lintas kampus ini menjadi pengalaman berharga sekaligus memperluas wawasan mereka.
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran sejarah dan sains yang lebih kontekstual, khususnya yang berkaitan dengan kekayaan warisan budaya dan ilmiah Indonesia seperti Sangiran. (us/enn)











