Sragen (Humas) – MTs Negeri 5 Sragen menghadirkan warna baru dalam penyambutan tahun ajaran 2026/2027 melalui penyelenggaraan Awalussanah untuk pertama kalinya, Sabtu (18/7). Tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), kegiatan ini dirancang sebagai titik awal membangun sinergi antara madrasah, orang tua, dan murid demi mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, dan menyenangkan (Madrasah Senyaman).
Sejak pagi, suasana madrasah dipenuhi semangat para peserta kirab ekstrakurikuler. OSIM, Pramuka, PMR, LBB, Jurnalistik, Tapak Suci, hingga berbagai cabang olahraga tampil beriringan, disemarakkan oleh penampilan paduan suara, karawitan, hadrah, dan band.
Ragam penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa MTsN 5 Sragen tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengembangan minat, bakat, dan karakter murid.
Momentum paling bermakna hadir dalam prosesi penyerahan simbolis peserta didik dari Ketua Komite MTsN 5 Sragen, Zaini, kepada Kepala MTsN 5 Sragen, Muhsin. Prosesi ini menjadi simbol kepercayaan orang tua kepada madrasah untuk mendampingi, membimbing, dan membentuk karakter putra-putri mereka selama menempuh pendidikan, sebelum kelak dikembalikan pada momen Akhirussanah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Fatchur Rochman, mengapresiasi penyelenggaraan Awalussanah yang dinilainya menjadi inovasi dalam memperkuat hubungan antara madrasah dengan keluarga sejak awal perjalanan pendidikan.
“Melalui Awalussanah ini, orang tua dan murid dapat mengenal lebih dekat madrasah yang Sehat, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan atau Madrasah Senyaman, yang menjadi jargon MATAMUDA Tahun 2026,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MTsN 5 Sragen.
“Selamat berproses di madrasah. Semoga seluruh murid menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, dan membanggakan keluarga, masyarakat, serta bangsa,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 5 Sragen, Muhsin, memaparkan arah pengembangan madrasah beserta berbagai program unggulan pada tahun ajaran baru.
Ia juga memperkenalkan jajaran wakil kepala madrasah, wali kelas, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk keterbukaan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan orang tua sejak hari pertama.
Awalussanah juga diisi sesi parenting bersama motivator sekaligus Kepala SD Al-Kautsar Surakarta, Heru Nugroho. Ia mengajak orang tua dan madrasah membangun kolaborasi melalui komunikasi, keteladanan, dan kasih sayang, karena keberhasilan pendidikan lahir dari sinergi keduanya.
Melalui Awalussanah, MTsN 5 Sragen menegaskan komitmennya membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada tumbuhnya karakter dan kolaborasi.
Sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah berharap setiap murid memperoleh ruang belajar yang aman, nyaman, dan penuh makna sejak hari pertama menempuh pendidikan. (ma/dpw/enn)












