Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen melaksanakan kegiatan refleksi supervisi guru dan sosialisasi aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) bersama Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Amin Sarwati, pada Senin (15/9). Kegiatan yang berlangsung di ruang guru MAN 2 Sragen ini bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran melalui evaluasi kinerja guru dan pemanfaatan teknologi dalam pengawasan madrasah.
Kegiatan diawali dengan pemantauan supervisi terhadap beberapa guru oleh pengawas madrasah. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran secara langsung, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di madrasah.
Usai pemantauan, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi supervisi. Melalui refleksi ini, pengawas memberikan masukan dan arahan konstruktif sebagai upaya tindak lanjut yang membangun. Guru didorong untuk mengevaluasi praktik pembelajaran, mengembangkan kompetensi, serta menyesuaikan strategi mengajar dengan kebutuhan peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, Amin Sarwati menyampaikan bahwa supervisi merupakan sarana untuk memberikan penilaian terhadap performa mengajar guru secara menyeluruh.
“Kegiatan ini ditujukan dalam memberikan penilaian multi arah kepada performa mengajar guru sehingga dapat beradaptasi untuk menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkapnya saat memberikan refleksi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision). Aplikasi ini diperkenalkan sebagai sarana untuk memudahkan pengawasan dan pemantauan perkembangan setiap madrasah di Kabupaten Sragen. Pemanfaatan aplikasi digital diharapkan dapat mendukung pengelolaan data supervisi secara lebih efektif dan membantu pengawas dalam memantau perkembangan madrasah secara berkelanjutan.
Pelaksanaan refleksi supervisi dan sosialisasi MAGIS di MAN 2 Sragen menjadi langkah strategis dalam membangun budaya evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan. Melalui kolaborasi antara pengawas dan guru serta dukungan teknologi digital, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pembelajaran yang adaptif, profesional, dan relevan dengan tuntutan perkembangan zaman. (re/enn)







