Sragen (Humas) — MTsN 6 Sragen bekerja sama dengan Puskesmas Gemolong menggelar kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) pada Kamis (24/9). Kegiatan yang bertempat di lingkungan MTsN 6 Sragen ini diikuti oleh 37 siswa dari kelas 9D dengan antusias.
Program ini diadakan untuk membekali para siswa dengan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta keterampilan awal dalam memberikan pertolongan pertama saat menghadapi emosi negatif, stres, atau tekanan psikologis, baik pada diri sendiri maupun teman sebaya.
Pembina UKS MTsN 6 Sragen, Afif Wahyu Nurputro, menjelaskan bahwa edukasi P3LP sangat krusial diberikan kepada remaja, khususnya siswa kelas sembilan yang mulai menghadapi tantangan akademis dan emosional.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin para siswa tidak hanya peka terhadap kesehatan fisik, tetapi juga peduli pada kondisi mental. Diharapkan anak-anak kelas 9D bisa menjadi first aider atau penolong pertama bagi teman-temannya yang sedang mengalami tekanan emosional sebelum dirujuk ke penanganan yang lebih profesional,” ungkap Afif.
Sementara itu, Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, turut memberikan apresiasi penuh atas sinergi yang terjalin antara pihak madrasah dan puskesmas dalam mendukung kesejahteraan mental para peserta didik.
“Kesehatan mental merupakan pondasi penting dalam mendukung proses belajar siswa. Kami sangat mendukung sosialisasi P3LP ini agar para siswa memiliki ketahanan mental yang kuat, karakter yang empati, dan mampu saling merangkul dalam suasana madrasah yang sehat dan kondusif,” tegas Fandholin.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak interaktif dan antusias menyimak materi pertolongan psikologis dasar yang disampaikan oleh tim medis Puskesmas. Langkah ini menjadi wujud komitmen MTsN 6 Sragen dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang ramah anak dan peduli kesehatan secara menyeluruh. (ich/enn)







