Sragen (Humas) – MAN 3 Sragen kembali meneguhkan posisinya sebagai madrasah unggulan yang konsisten mencetak generasi muda berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter kuat. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan program “DWP Mengajar” oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Sragen yang dipusatkan di aula MAN 3 Sragen pada Senin (28/9).
Kegiatan edukatif dan inspiratif ini dirancang khusus untuk membentengi para peserta didik dari dampak negatif pergaulan modern. Sebagai institusi pendidikan pilihan di Kabupaten Sragen, MAN 3 Sragen senantiasa proaktif menghadirkan program pembinaan karakter guna memastikan siswanya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh secara moral maupun intelektual.
Acara yang berlangsung khidmat dan interaktif tersebut dihadiri oleh ratusan siswa MAN 3 Sragen yang antusias mengikuti setiap rangkaian materi. Kehadiran para tokoh dari Kemenag Sragen semakin memperkuat komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan bebas dari segala bentuk kenakalan remaja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Sragen, Mujiyati Fatchur Rohman. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi dan atmosfer positif yang senantiasa terjaga di lingkungan MAN 3 Sragen.
“Kami sangat bangga bisa hadir di MAN 3 Sragen, sebuah madrasah yang konsisten mencetak siswa-siswi berprestasi. Melalui program DWP Mengajar ini, saya berpesan agar anak-anak sekalian senantiasa berbakti kepada orang tua, rajin belajar, serta sungguh-sungguh meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang,” ujar Mujiyati saat membuka acara secara resmi.
Ia juga berpesan agar para siswa MAN 3 Sragen memanfaatkan momentum pembinaan ini dengan sebaik-baiknya demi menyongsong masa depan gemilang tanpa noda kenakalan remaja.
Sesi inti acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kemenag Sragen, Maghfiroh. Dengan gaya komunikasi yang hangat dan dekat dengan dunia remaja, beliau sukses memotivasi seluruh siswa MAN 3 Sragen untuk senantiasa menjaga kehormatan diri dan almamater madrasah.
Dalam pemaparannya, Maghfiroh secara tegas mengajak para siswa untuk menjauhi segala bentuk pergaulan bebas, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta menolak tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Beliau juga berpesan agar para siswa menunda urusan percintaan di usia sekolah dan mengalihkan fokus sepenuhnya pada prestasi akademik maupun non-akademik.

“Anak-anakku sekalian, katakan tidak pada narkoba dan jauhi bullying karena itu hanya akan menghancurkan masa depan kalian. Selain itu, jauhi pergaulan bebas dan hindari pacaran dulu saat ini, fokuslah belajar dan menata masa depan. Waktu kalian terlalu berharga untuk dihabiskan pada hal-hal yang belum saatnya,” tegas Maghfiroh.
Pihak MAN 3 Sragen menyambut baik serta mengapresiasi tinggi terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Dengan suksesnya pelaksanaan “DWP Mengajar”, MAN 3 Sragen kembali membuktikan diri sebagai madrasah teladan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter dan moral anak bangsa di Kabupaten Sragen. (sns/enn)







