Sragen (Humas) – Suasana MTsN 5 Sragen tampak berbeda pada Selasa (23/6), sebanyak 370 calon murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027 tampak antusias mengikuti Tes Intelligence Quotient (IQ). Kegiatan ini menjadi langkah awal yang dilakukan madrasah untuk memetakan potensi, bakat, dan kemampuan peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut menjadi bagian penting dalam proses layanan pendidikan di MTsN 5 Sragen. Melalui tes IQ, madrasah berupaya mengenali karakteristik dan kemampuan setiap calon murid sehingga dapat memberikan rekomendasi peminatan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Dalam pelaksanaannya, MTsN 5 Sragen bekerja sama dengan Lembaga Cindo Consulting (Cindo) Solo, lembaga profesional yang berpengalaman di bidang psikologi pendidikan dan pengukuran potensi peserta didik. Tim Cindo yang berjumlah 14 orang hadir langsung ke MTsN 5 Sragen dan dipimpin oleh Manager Operasional Cindo Consulting, Zeni Inziah.
Kepala MTsN 5 Sragen, Muhsin, menyampaikan bahwa tes IQ bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan ikhtiar madrasah untuk mengenali dan mengembangkan potensi terbaik setiap peserta didik sejak awal.

“Melalui tes IQ ini, madrasah dapat mengetahui potensi-potensi yang dimiliki calon murid. Hasilnya akan menjadi salah satu dasar dalam memberikan layanan pendidikan yang tepat sehingga mereka dapat berkembang secara optimal sesuai bakat, minat, dan kemampuannya,” ungkap Muhsin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada Tahun Pelajaran 2026/2027 MTsN 5 Sragen membuka tiga program unggulan, yaitu Kelas Tahfiz, Kelas Sains Riset, dan Kelas Reguler. Oleh karena itu, hasil tes IQ diharapkan dapat membantu madrasah dalam memberikan rekomendasi peminatan yang paling sesuai bagi setiap peserta didik.
Sementara itu, Zeni, menjelaskan bahwa hasil tes IQ akan diproses secara profesional dan diperkirakan dapat diketahui dalam waktu sekitar 10 hari setelah pelaksanaan tes.
“Hasil tes IQ ini insyaallah dapat diketahui sekitar 10 hari ke depan dan akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pembagian kelas VII. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat membantu madrasah dan orang tua dalam memahami potensi anak secara lebih mendalam,” jelasnya.
Ketua Panitia Sistem Penerimaan Murid (SPM) MTsN 5 Sragen Tahun Pelajaran 2026/2027, Priyo Utomo, menegaskan bahwa tes IQ telah menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang berbasis potensi peserta didik.
“Tes IQ ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Dengan mengetahui bakat, kemampuan, dan karakteristik murid sejak awal, madrasah dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat dan efektif untuk mendukung keberhasilan mereka,” ujarnya.
Pelaksanaan tes IQ ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi setiap peserta didik secara menyeluruh. Dengan pemetaan kemampuan yang lebih akurat sejak awal, diharapkan lahir generasi unggul yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengembangkan bakat terbaiknya di lingkungan MTsN 5 Sragen. (ma/dpw/enn)








