Sragen (Humas) – Pramuka MTsN 2 Sragen menggelar Kemah Pelantikan Dewan Penggalang Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13 hingga 15 Juni 2026 di Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I, Karanganyar. Kegiatan yang diikuti 45 peserta tersebut terdiri atas 21 anggota Dewan Penggalang dan 24 Calon Dewan Penggalang.
Kemah pelantikan menjadi agenda penting dalam proses kaderisasi kepemimpinan Pramuka di MTsN 2 Sragen. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta oleh Kepala MTsN 2 Sragen selaku Kamabigus, Umartono. Dalam arahannya, Umartono mengapresiasi semangat peserta yang mengikuti seluruh kegiatan dengan penuh antusias dan tanggung jawab.
“Kemah pelantikan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi sarana untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan peserta didik. Saya berharap pengurus Dewan Penggalang yang baru mampu menjadi teladan, penggerak kegiatan positif, serta membawa Pramuka MTsN 2 Sragen semakin berprestasi,” tutur Umartono.

Setelah tiba di lokasi, peserta mengikuti Upacara Pembukaan Perkemahan dan Pelantikan Pengurus Dewan Penggalang Tahun 2026/2027. Selanjutnya, dilaksanakan Tes Syarat Kecakapan Umum (SKU) tingkat Rakit dan Terap yang dikemas dalam kegiatan hiking dengan rute Bumi Perkemahan Tahura menuju Kampung Dolanan. Melalui kegiatan tersebut, peserta diuji kemampuan kepramukaan sekaligus ketahanan fisik dan mental di alam terbuka.
Malam harinya, suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan api unggun berlangsung. Selain menampilkan kreativitas dan kekompakan peserta, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk melaksanakan diskusi reorganisasi kepengurusan Dewan Penggalang periode 2026/2027.
Pada hari kedua, Minggu (14/6), kegiatan diawali dengan senam pagi untuk menjaga kebugaran peserta. Agenda berikutnya adalah penyampaian visi dan misi oleh empat calon Pratama Putri, yaitu Nindita Alinka Wulandini, Icha Rysti Avriliya, Elisa Vedora Phalosa, dan Embun Khusna Guminar. Setelah penyampaian visi dan misi, peserta mengikuti pemungutan suara tahap pertama sebagai bentuk pembelajaran demokrasi dalam organisasi Pramuka.
Kegiatan dilanjutkan dengan tes SKU lanjutan dan permainan besar yang menuntut kemampuan berpikir, kerja sama tim, serta kepemimpinan. Pada siang hari, peserta kembali melaksanakan hiking di sekitar bumi perkemahan sekaligus mengikuti pemungutan suara tahap kedua.
Menjelang malam, seluruh peserta mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Kak Soliqul Anwar. Tausiyah tersebut memberikan penguatan nilai-nilai spiritual, akhlak, dan tanggung jawab sebagai seorang anggota Pramuka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara tahap ketiga sekaligus fiksasi susunan pengurus Dewan Penggalang Tahun Ajaran 2026/2027.
Hari terakhir, Senin (15/6), diawali dengan senam pagi sebelum dilaksanakan Upacara Penutupan dan Pelantikan Pengurus Dewan Penggalang Periode 2026/2027. Kegiatan ditutup dengan acara sayonara yang berlangsung hangat dan penuh kesan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian perkemahan.
Sementara itu, Pembina Pramuka MTsN 2 Sragen, Kharisma, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta.
“Melalui kegiatan hiking, tes SKU, permainan besar, hingga proses pemilihan pengurus, peserta belajar banyak hal tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan pengambilan keputusan. Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pengurus yang aktif, tetapi juga pribadi yang tangguh dan berkarakter,” jelas Kharisma.
Melalui Kemah Pelantikan Dewan Penggalang ini, MTsN 2 Sragen terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang berakhlak, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Diharapkan kepengurusan baru Dewan Penggalang mampu menjadi motor penggerak kegiatan kepramukaan sekaligus menjadi teladan bagi seluruh peserta didik di lingkungan madrasah. (zhr/enn)










