Sragen (Humas) – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti halaman Pondok Pesantren (PP) Ma’i Al-Ma’ruf, Senin (15/6). Lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan tersebut, yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’i Al-Ma’ruf dan SMK IT Ma’i Al-Ma’ruf, menggelar prosesi Akhirusanah sekaligus Pelepasan Siswa Kelas IX dan Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026.
Acara yang dipusatkan di halaman utama pesantren ini dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Nur Kholish Muallim; Pengasuh Pondok Pesantren, Kyai Zamzuri; Kepala MTs Ma’i Al-Ma’ruf, Ahmad Saiful Amin; Kepala SMK IT Ma’i Al-Ma’ruf; serta jajaran dewan guru, wali murid, dan tokoh masyarakat setempat.
Pengasuh PP Ma’i Al-Ma’ruf, Kyai Ahmad Zamzuri, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan para santri dan siswa. Kyai Ahmad Zamzuri berpesan agar bekal ilmu agama yang didapatkan di pesantren serta ilmu umum dari madrasah dan SMK dapat menjadi pondasi kuat dalam menjaga akhlak di tengah masyarakat.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pengawas Madrasah, Nur Kholish Muallim. Dalam pengarahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan pesantren dan formal dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan kokoh secara spiritual.


Nur juga memuji konsistensi PP Ma’i Al-Ma’ruf dalam melahirkan lulusan yang siap bersaing, baik yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi maupun yang siap terjun ke dunia industri melalui jalur SMK IT.
Suasana haru memuncak saat perwakilan siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kiai dan guru yang telah membimbing mereka selama bertahun-tahun. Prosesi pelepasan ini ditandai dengan penyerahan samir kepada para siswa kelas IX MTs dan kelas XII SMK IT sebagai simbolis bahwa mereka telah menyelesaikan masa studinya dengan baik.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ust Nurohman , memohon keberkahan bagi para lulusan agar sukses dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun dalam memulai gerbang pengabdian di masyarakat. (nkm/enn)










