Sragen (Humas) — Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan berlangsung pada 6–14 April 2026, sebanyak 288 siswa kelas IX MTs Negeri 2 Sragen mengikuti kegiatan istighosah (doa bersama) pada Kamis (02/04). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baitul Hikmah dan berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Istighosah dipandu oleh Soliqul Anwar. Dalam pengantarnya, Soliqul menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini bertujuan untuk memohon kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan bagi seluruh siswa dalam menghadapi ujian TKA. “Melalui doa bersama ini, kita berharap Allah Swt. memberikan ketenangan hati, kemudahan dalam mengerjakan soal, serta hasil terbaik bagi seluruh siswa,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat hajat, dilanjutkan dengan dzikir bersama dan munajat kepada Allah Swt. Para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh harap. Suasana religius yang tercipta memberikan ketenangan batin sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ikhtiar batin, tetapi juga sarana penguatan mental bagi siswa. Kehadiran guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan tersebut turut memberikan dukungan moral agar siswa tetap semangat dan fokus dalam belajar.
Usai kegiatan doa bersama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hananto, memberikan arahan kepada seluruh siswa. Ia menegaskan bahwa saat ini merupakan waktu yang sangat penting untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA dan ujian madrasah.
“Hari ini adalah penghujung pembelajaran. Totalitas waktu kalian di bulan April ini akan digunakan untuk menghadapi dua kegiatan besar yang sudah di depan mata, yaitu TKA dan ujian madrasah. Mau tidak mau, kalian harus siap,” tegasnya.
Hananto juga menyampaikan bahwa pihak madrasah membekali siswa dengan program pendalaman materi TKA yang melibatkan guru Bimbingan Konseling, serta guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Program ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman siswa, mengingat pelaksanaan TKA tahun 2026 merupakan yang pertama bagi siswa kelas IX.
Menutup arahannya, Hananto mengingatkan siswa untuk mengetahui jadwal sesi ujian masing-masing, datang tepat waktu, serta menjaga kerapian dan kedisiplinan. Ia juga berpesan agar siswa menjaga kesehatan dan terus berdoa demi hasil yang maksimal.
Melalui kegiatan istighosah ini, diharapkan seluruh siswa MTs Negeri 2 Sragen dapat menghadapi TKA dengan kesiapan yang matang, baik secara akademik maupun spiritual, sehingga mampu meraih hasil yang optimal dan membanggakan. (ais/enn)










