Sragen (Humas) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-280, MTs Negeri 2 Sragen menggelar lomba kebersihan kelas pada Sabtu (23/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh semangat dan antusias.
Sejak pagi, para siswa tampak sibuk membersihkan ruang kelas, menata perlengkapan, serta memperindah tampilan kelas masing-masing. Berbagai kreativitas ditunjukkan siswa melalui dekorasi kelas yang rapi dan menarik. Suasana gotong royong dan kekompakan terlihat selama kegiatan berlangsung.
Persiapan lomba telah dilakukan sejak dua minggu sebelumnya. Setiap kelas membagi tugas untuk membersihkan lingkungan kelas, melengkapi administrasi, hingga menata berbagai hiasan agar ruang belajar terlihat nyaman dan indah.
Adapun kriteria penilaian dalam lomba ini meliputi kebersihan kelas, kelengkapan administrasi kelas, serta keindahan dan kerapian kelas. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Ngatiman, Nur Rochmah, dan Tri Adi Makayasa.
Kegiatan lomba kebersihan ini juga selaras dengan slogan ASRI Kabupaten Sragen, yakni Aman, Sehat, Rapi, dan Indah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk membiasakan hidup bersih dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.
Kepala Madrasah, Umartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sragen, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa.
“Melalui lomba kebersihan kelas ini, siswa diajak untuk membiasakan hidup bersih, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kelasnya masing-masing,” ujar Umartono.
Salah satu juri, Nur Rochmah, mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti lomba tersebut. Menurutnya, hampir seluruh kelas menunjukkan perubahan yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Anak-anak sangat antusias. Kelas terlihat lebih bersih, rapi, dan kreatif. Semoga budaya menjaga kebersihan ini tidak hanya saat lomba, tetapi bisa terus diterapkan setiap hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap semangat menjaga kebersihan dan budaya hidup sehat dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari siswa. (zhr/enn)










