Sragen (Humas) – Sebanyak 284 siswa kelas 7 MTsN 3 Sragen mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) pada 5–6 September 2026 di Lapangan Bawah MTsN 3 Sragen. Selama dua hari, siswa mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan yang dirancang untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan.
Mengusung tema “Mandiri, Berkarakter, Islami, dan Berjiwa Pemimpin Menuju Masa Depan Gemilang”, Persami menjadi pengalaman berkemah pertama bagi para siswa kelas 7 di jenjang MTs. Kegiatan tersebut turut didampingi 10 siswa Dewan Kehormatan, 50 siswa Dewan Penggalang, para pembina, serta Bapak/Ibu wali kelas 7.
Persami diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Kamabigus MTsN 3 Sragen, Syaiful Bahri. Dalam amanatnya, ia mengajak siswa menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk belajar mandiri sekaligus menjaga adab dan nilai-nilai keislaman.
“Selama dua hari ini kalian akan belajar hidup mandiri tanpa orang tua. Jaga adab, jaga ibadah, dan jaga nama baik madrasah. Jadilah pemimpin yang berkarakter Islami untuk masa depan gemilang,” pesannya.

Berbagai kegiatan disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi siswa. Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia, Mujiyanto, menyampaikan bahwa rangkaian Persami meliputi api unggun, hiking, lomba pioneering, tahfiz camp, dan outbound.
“Semua kegiatan dikemas untuk melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan spiritual siswa,” jelasnya.
Pada Sabtu (5/9) malam, siswa mengikuti upacara api unggun yang dilanjutkan dengan unjuk kebolehan dari masing-masing regu. Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terlebih Persami menjadi pengalaman baru bagi mereka di jenjang MTs.
Pembina Pramuka, Kak Samin, selaku penanggung jawab lapangan, mengatakan seluruh kegiatan diarahkan pada tiga nilai utama yang disebut sebagai 3D: disiplin, doa, dan damai.
“Kami ingin seluruh siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berkemah, tetapi juga membawa pulang kebiasaan dan sikap yang lebih baik,” ujarnya.
Rangkaian Persami ditutup dengan upacara penutupan pada Ahad (6/9) pukul 10.00 yang dipimpin kembali oleh Kamabigus MTsN 3 Sragen, Syaiful Bahri.
Sehari setelah kegiatan berakhir, Pembina Pramuka, Kak Ulin, menyampaikan apresiasinya kepada Dewan Kehormatan dan Dewan Penggalang yang telah membantu pelaksanaan kegiatan.
“Saya sangat bangga kepada Dewan Kehormatan dan Dewan Penggalang yang telah bekerja maksimal sehingga kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana. Terima kasih kepada kalian semua, Bapak/Ibu wali kelas, dan seluruh pihak yang telah membantu sejak awal hingga akhir kegiatan,” ungkapnya.
Melalui Persami, MTsN 3 Sragen memberikan ruang bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab, bekerja sama, membangun kemandirian, dan mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui pengalaman langsung. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah membentuk siswa yang berkarakter, berlandaskan nilai-nilai keislaman, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (evi/enn)







