Sragen (Humas) – Pengawas Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Nur Kholish Muallim, mendorong guru MTsN 2 Sragen untuk memperkuat kesiapan pembelajaran dan tertib administrasi melalui pembinaan dan monitoring, Sabtu (5/9).
Kegiatan yang berlangsung di ruang guru tersebut diikuti seluruh guru MTsN 2 Sragen dan dilanjutkan dengan supervisi perangkat pembelajaran. Pembinaan diarahkan pada kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran sekaligus memenuhi administrasi pendukung tugas kedinasan.
Nur Kholish Muallim menekankan bahwa perangkat pembelajaran perlu dipersiapkan sebelum guru masuk kelas. Menurutnya, kelengkapan tersebut bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi bagian dari kesiapan guru dalam menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam proses pembelajaran sehari-hari. Guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kondisi dan karakteristik kelas.
“Selalu terapkan KBC dalam pembelajaran sehari-hari. Peralatan tempur guru bukan hanya spidol, pastikan panjenengan semua sudah memiliki perangkat pembelajaran sebelum mengajar. Sesuaikan dengan kondisi kelas. Buat pembelajaran yang menyenangkan,” pesannya.

Selain aspek kesiapan pembelajaran, Nur mengingatkan para guru untuk meningkatkan kedisiplinan administrasi dan memperbarui data kepegawaian maupun data pendukung lainnya. Ia menegaskan bahwa kinerja guru saat ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
“Saat ini, kinerja kita semua benar-benar dilihat oleh atasan. Perbarui semua data di EMIS GTK, SIMPEG5, dan lain-lain. Setiap ada perintah, segera laksanakan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nur juga mengapresiasi perkembangan MTsN 2 Sragen dan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Ia menilai kekompakan seluruh warga madrasah adalah kunci yang perlu terus dijaga agar kepercayaan tersebut dapat dipertahankan dan dikembangkan.
“Saat ini, madrasah sudah diterima di masyarakat. Selama panjenengan kompak, saya yakin nanti murid akan datang sendiri. Monggo kita siapkan diri kita untuk mengabdi dan membesarkan madrasah,” ujarnya.
Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan terima kasih atas pembinaan dan monitoring yang diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi guru untuk mengevaluasi kesiapan pembelajaran dan menindaklanjuti hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Pembinaan dan monitoring ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan tertib administrasi. Kami berharap seluruh guru dapat menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan, terutama dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, mengikuti perkembangan kurikulum, serta memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh guru menjaga kekompakan dan meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik serta bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap MTsN 2 Sragen.
Kegiatan berlangsung secara komunikatif dan diakhiri dengan supervisi perangkat pembelajaran guru. Melalui kegiatan tersebut, guru memperoleh penguatan untuk meningkatkan kesiapan pembelajaran, tertib administrasi, serta pelaksanaan tugas kedinasan di madrasah. (zhr/enn)







