Sragen (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan profesionalisme tenaga pendidik, MTsN 6 Sragen menggelar kegiatan In House Training (IHT) pada Kamis (10/9). Kegiatan berfokus pada “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran serta Supervisi Perangkat Pembelajaran” yang berlangsung di Ruang Kelas 9A MTsN 6 Sragen.
IHT diikuti 35 guru MTsN 6 Sragen dengan menghadirkan Pengawas MTs Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Nur Kholish Muallim, sebagai narasumber. Kegiatan diarahkan untuk memberikan pemahaman sekaligus pendampingan kepada guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan kebijakan pembelajaran yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Nur Kholish menekankan bahwa perangkat pembelajaran tidak semestinya disusun hanya untuk memenuhi kebutuhan administrasi. Perangkat tersebut perlu menjadi bagian dari perencanaan pembelajaran yang mampu menghadirkan proses belajar yang bermakna. Karena itu, penerapan Pembelajaran Mendalam dan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta perlu tercermin dalam perangkat yang disusun guru.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan supervisi terhadap perangkat pembelajaran yang telah disusun oleh guru. Hasil telaah menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran secara umum telah sesuai dengan KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian yang perlu diperbaiki dan disempurnakan agar lebih sesuai dengan ketentuan.
Melalui IHT ini, guru tidak hanya memperoleh penguatan pemahaman mengenai Pembelajaran Mendalam dan KBC, tetapi juga mendapat arahan langsung untuk menyempurnakan perangkat pembelajaran masing-masing. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung guru dalam menyiapkan pembelajaran yang lebih terarah, relevan, dan bermakna bagi peserta didik. (ich/enn)







