Sragen (Humas) – MIN 9 Sragen kembali membuktikan diri sebagai madrasah yang unggul dalam pembinaan prestasi olahraga (4/8). Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Cabang Atletik Tingkat Kabupaten Sragen, para atlet binaan MIN 9 Sragen tampil gemilang dengan mendominasi raihan juara pertama di berbagai nomor perlombaan. Hasil membanggakan tersebut mengantarkan atlet-atlet terbaik MIN 9 Sragen untuk mewakili Kabupaten Sragen pada ajang POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Prestasi paling spektakuler diraih oleh siswi berbakat Lourinda Divya Tera Avantika. Atlet muda MIN 9 Sragen tersebut berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan memborong dua gelar juara sekaligus. Raihan prestasi tersebut Juara 1 Lari 60 meter Putri dan Lompat Jauh Putri.
Pada nomor lari 60 meter putri, Lourinda Divya Tera Avantika tampil sangat cepat dan meyakinkan hingga berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 9,09 detik, sekaligus mengamankan posisi Juara 1. Kehebatan Lourinda tidak berhenti pada nomor sprint. Ia kembali menunjukkan kualitasnya pada nomor lompat jauh putri. Dengan teknik yang matang dan lompatan terbaik sejauh 4,02 meter, Lourinda kembali berhasil meraih Juara 1.
Raihan dua medali emas tersebut menjadi pencapaian yang sangat istimewa karena mengantarkan Lourinda lolos ke POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah melalui dua nomor cabang olahraga, yakni lari 60 meter putri dan lompat jauh putri.
Dominasi prestasi MIN 9 Sragen semakin lengkap berkat penampilan gemilang Inayah Salsabila pada nomor Tolak Peluru Putri. Dengan lemparan sejauh 8,19 meter, Inayah sukses mengungguli para pesaingnya dan berhak menyandang gelar Juara 1. Prestasi tersebut sekaligus memastikan dirinya menjadi wakil Kabupaten Sragen pada nomor cabang Tolak Peluru Putri POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Keberhasilan para atlet MIN 9 Sragen menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di lingkungan madrasah berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala MIN 9 Sragen, Siti Marwiyah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian luar biasa yang berhasil diraih para peserta didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, guru, serta dukungan penuh dari orang tua dan seluruh keluarga besar madrasah.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan syukur kepada Allah Swt. atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Keberhasilan peserta didik MIN 9 Sragen menjadi juara di ajang POPDA Atletik Kabupaten Sragen menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, pembinaan yang berkesinambungan, serta semangat juang yang luar biasa dari para peserta didik,” tutur Siti Marwiyah.
Ia menjelaskan bahwa MIN 9 Sragen terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sesuai bakat dan minat masing-masing. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah melalui penyelenggaraan KKO (Kelas Khusus Olahraga) yang menjadi program unggulan madrasah.
“Di MIN 9 Sragen kami memiliki KKO atau Kelas Khusus Olahraga sebagai wadah pembinaan bagi peserta didik yang memiliki bakat dan potensi di bidang olahraga. Melalui program ini, peserta didik mendapatkan pembinaan yang lebih terarah sehingga mampu berkembang secara optimal tanpa meninggalkan prestasi akademiknya. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih MIN 9 Sragen Khanif Nur Sidiq serta Tim Official Agung luwarno dan Annida Nur Arifah, mengaku bangga dengan perjuangan para atlet yang mampu menunjukkan performa terbaik pada saat pertandingan. Menurutnya, hasil yang diraih bukanlah sesuatu yang instan, melainkan buah dari latihan yang konsisten, disiplin, dan kerja keras selama proses persiapan.
“Anak-anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama menjalani program latihan. Mereka berlatih dengan penuh semangat, disiplin, dan memiliki mental bertanding yang kuat. Saat bertanding mereka mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan sehingga dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik. Kami bersyukur atas pencapaian ini, tetapi perjuangan belum selesai karena tantangan di tingkat provinsi tentu akan lebih berat,” ujar Khanif Nur Sidiq.
Ia menambahkan bahwa tim pelatih akan segera menyusun program latihan yang lebih intensif sebagai persiapan menghadapi POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kami akan meningkatkan kualitas latihan, baik dari aspek teknik, fisik, maupun mental bertanding agar para atlet semakin siap menghadapi lawan-lawan terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Semoga mereka dapat kembali memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sragen serta MIN 9 Sragen,” tambahnya.
Keberhasilan ini semakin memperkuat reputasi MIN 9 Sragen sebagai madrasah yang konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi melalui sistem pembinaan yang terencana. Dukungan penuh dari kepala madrasah, guru, pelatih, orang tua, serta semangat pantang menyerah para peserta didik menjadi fondasi utama dalam mengantarkan prestasi demi prestasi.
Seluruh keluarga besar MIN 9 Sragen berharap keberhasilan di tingkat kabupaten menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi pada ajang POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan persiapan yang semakin matang, para atlet diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Sragen sekaligus membawa nama baik MIN 9 Sragen di kancah olahraga pelajar Jawa Tengah. (kns/enn)







