Sragen (Humas) – Sebanyak 47 siswa MIN 4 Sragen mengikuti ujian Tasmi’ Al-Qur’an untuk hafalan Juz 30, 29, dan 28 secara sekali duduk pada 7–8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menguji kelancaran sekaligus menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an peserta didik.
Dalam ujian ini, siswa menyetorkan hafalan secara berurutan tanpa terputus di hadapan penguji. Penilaian mencakup kelancaran hafalan, ketepatan makhraj, penerapan hukum tajwid, dan kefasihan bacaan. Sebanyak 11 ustazah MIN 4 Sragen bertugas menyimak dan menilai bacaan peserta selama ujian berlangsung.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari siswa maupun orang tua. Dukungan orang tua turut terlihat melalui pendampingan dan bimbingan kepada anak-anak dalam mempersiapkan hafalan sebelum mengikuti ujian.
Kepala MIN 4 Sragen, Hidayatul Ilmiyah, menyampaikan bahwa ujian tasmi’ merupakan bagian dari program madrasah yang disusun melalui rapat dewan guru bersama para ustazah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menguji kebenaran bacaan sekaligus memperkuat hafalan siswa. Kami berharap anak-anak tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Ujian tasmi’ ini diharapkan menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendampingi siswa agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, menjaga hafalannya, dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. (lis/enn)







