Sragen (Humas) – Guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Sragen mengikuti pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 yang dilaksanakan mulai 5 hingga 10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memetakan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sekaligus memperoleh gambaran kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan AKGTK diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Sragen sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti asesmen untuk mengukur kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan profesionalitas masing-masing. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan MAN 2 Sragen dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia.
AKGTK tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperoleh data mengenai kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Hasil asesmen dapat memberikan gambaran mengenai capaian kompetensi sekaligus aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan, sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan program peningkatan kapasitas dan profesionalitas SDM madrasah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MAN 2 Sragen, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa pelaksanaan AKGTK memiliki fungsi penting dalam proses pengembangan kompetensi SDM.
“AKGTK ini digunakan oleh Kementerian Agama sebagai pengukuran untuk menentukan stimulus yang diperlukan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Dengan adanya pemetaan ini, kebutuhan pengembangan kompetensi dapat diketahui secara lebih tepat,” ujarnya.
Pelaksanaan AKGTK juga menjadi momentum bagi guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan refleksi terhadap kompetensi yang dimiliki. Hasil asesmen diharapkan tidak berhenti pada capaian nilai, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan.
Bagi MAN 2 Sragen, keikutsertaan dalam AKGTK 2026 menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Guru dan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi kuat diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin profesional serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan madrasah.
Pelaksanaan AKGTK 2026 di MAN 2 Sragen tidak hanya menjadi sarana pengukuran kompetensi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memetakan kebutuhan pengembangan SDM dan mendorong peningkatan kualitas guru serta tenaga kependidikan secara berkelanjutan. (re/enn)







