Sragen (Humas) – Semangat kepramukaan, kebersamaan, dan kecakapan digital mengantarkan MTs Negeri 5 Sragen meraih penghargaan sebagai pangkalan dengan peserta terbanyak dalam kegiatan Jamboree On The Air – Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) 2026 tingkat Kwartir Cabang Sragen. Sebanyak 127 Pramuka Penggalang MTsN 5 Sragen mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sragen di SMA Negeri 1 Sragen, Kabupaten Sragen, Minggu (18/10/2026).
Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 5 Sragen sekaligus bukti tingginya antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. Keikutsertaan 127 Pramuka Penggalang tidak hanya menunjukkan semangat berpartisipasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi, keterampilan, dan karakter peserta didik melalui kegiatan di luar pembelajaran kelas.
Kepala MTsN 5 Sragen, H. Muhsin, menyampaikan apresiasi atas semangat para anggota Pramuka yang telah berpartisipasi aktif dan membawa nama baik madrasah.“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas partisipasi 127 Pramuka Penggalang MTsN 5 Sragen dalam kegiatan JOTA-JOTI 2026 hingga memperoleh penghargaan sebagai pangkalan dengan peserta terbanyak. Capaian ini menunjukkan semangat peserta didik untuk terus belajar, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri. Saya berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk semakin disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif,” demikian draf pernyataan Kepala Madrasah yang dapat dikonfirmasi sebelum publikasi.
Pembina Pramuka MTsN 5 Sragen, Kak Aji, juga menekankan pentingnya kegiatan JOTA-JOTI sebagai sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman baru bagi anggota Pramuka. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi komunikasi, tetapi juga melatih keberanian, kerja sama, dan kemampuan berinteraksi dengan sesama Pramuka.
“Keikutsertaan 127 Pramuka Penggalang ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Melalui JOTA-JOTI, mereka belajar bahwa Pramuka tidak hanya tentang kegiatan di alam terbuka, tetapi juga tentang bagaimana mengikuti perkembangan teknologi, memperluas persaudaraan, dan membangun komunikasi yang baik. Semoga pengalaman ini semakin menumbuhkan semangat mereka untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan dan terus mengukir prestasi,” demikian draf kutipan Pembina Pramuka yang perlu dikonfirmasi kepada Kak Aji.
JOTA-JOTI merupakan kegiatan kepramukaan yang menghubungkan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai wilayah melalui komunikasi radio dan internet. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal pemanfaatan teknologi komunikasi, memperluas wawasan, serta membangun persaudaraan tanpa terbatas jarak dan wilayah.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta belajar menghargai perbedaan. Pengalaman ini sejalan dengan tujuan pendidikan kepramukaan, yaitu membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Bagi MTsN 5 Sragen, keikutsertaan dalam JOTA-JOTI bukan sekadar mengejar penghargaan atau memperbanyak jumlah peserta. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mengembangkan kecakapan abad ke-21, dan menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan kepada peserta didik.
Penghargaan sebagai pangkalan dengan peserta terbanyak menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka. Dukungan pembina dan seluruh warga madrasah diharapkan mampu mendorong peserta didik agar semakin aktif, kreatif, inovatif, serta berani mengikuti berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Partisipasi dalam JOTA-JOTI 2026 juga menunjukkan bahwa Pramuka madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Teknologi menjadi sarana untuk belajar dan terhubung, sedangkan karakter tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul.
Capaian membanggakan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Pramuka MTsN 5 Sragen untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah. Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang berkelanjutan, Pramuka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, cakap digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dari Sragen, 127 Pramuka Penggalang MTsN 5 Sragen telah menunjukkan bahwa semangat kebersamaan mampu menghadirkan prestasi dan kebanggaan. JOTA-JOTI 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, mengasah keterampilan, dan meneguhkan semangat kepramukaan di era digital. (ma/dpw/en)









