Sragen (Humas) – Sebanyak 46 murid MAN 2 Sragen yang tergabung dalam Komando Pramuka MAN 2 Sragen (Kopramanda) mengikuti kegiatan Jamboree on the Air – Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) Pramuka Tahun 2026 pada Sabatu (17/10). Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Sragen dan stasiun radio Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Sragen sebagai sarana bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan komunikasi, serta mempererat persaudaraan melalui teknologi komunikasi.
Dari total 46 peserta, sebanyak 401 murid mengikuti kegiatan dengan mewakili MAN 2 Sragen, sedangkan lima murid lainnya mewakili Dewan Kerja Ranting (DKR) Plupuh. Keikutsertaan para anggota Kopramanda tersebut menjadi wujud partisipasi aktif murid MAN 2 Sragen dalam kegiatan kepramukaan sekaligus kesempatan untuk memperoleh pengalaman baru di luar kegiatan rutin di madrasah.
JOTA-JOTI merupakan kegiatan kepramukaan berskala internasional yang menghubungkan anggota Pramuka melalui komunikasi radio amatir dan jaringan internet. Melalui kegiatan ini, peserta berkesempatan mengenal cara berkomunikasi menggunakan perangkat radio, memahami pemanfaatan teknologi informasi, serta menjalin interaksi dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai daerah maupun negara.
Pelaksanaan kegiatan di SMAN 1 Sragen dan stasiun radio ORARI Kabupaten Sragen memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenal komunikasi radio amatir. Selain menambah pengetahuan teknis, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk meningkatkan keberanian berkomunikasi, kompetensi dan karakter anggota Pramuka.
Pembina Pramuka MAN 2 Sragen, Shulton Oki, menyampaikan bahwa keikutsertaan murid dalam JOTA-JOTI menjadi kesempat rasa percaya diri, dan semangat persaudaraan yang menjadi bagian penting dari pendidikan kepramukaan.
“Melalui JOTA-JOTI, murid dapat memperluas wawasan, mengasah keterampilan komunikasi, serta belajar memanfaatkan teknologi secara positif. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kemandirian,ampuan bekerja sama, serta sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Partisipasi 46 anggota Kopramanda, baik yang mewakili MAN 2 Sragen maupun DKR Plupuh, menunjukkan semangat murid dalam mengikuti kegiatan kepramukaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pengalaman berkomunikasi melalui radio dan internet diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari.
Keikutsertaan dalam JOTA-JOTI Pramuka 2026 menjadi salah satu upaya MAN 2 Sragen dalam mendukung pengembangan potensi murid melalui kegiatan ekstrakurikuler. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan semakin terampil berkomunikasi, bijak memanfaatkan teknologi, serta mampu memperkuat persaudaraan dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat. (ivan/wan)






