Sragen (Humas) – Sebanyak 151 murid putri kelas VII MTsN 2 Sragen mengikuti pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Tanon II pada Kamis (15/10). Kegiatan berlangsung di Balairung Amal Bhakti MTsN 2 Sragen sebagai upaya pemantauan kesehatan murid, khususnya untuk mengantisipasi risiko anemia sejak dini.
Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kadar hemoglobin yang rendah dapat menjadi salah satu tanda anemia. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, lemas, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan kemampuan murid dalam mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal.
Petugas Puskesmas Tanon II, Sri Handayani, menjelaskan bahwa pemeriksaan kadar hemoglobin dilaksanakan secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan setiap murid. Melalui pemeriksaan ini, kadar Hb dapat diketahui sehingga apabila ditemukan indikasi anemia, murid dapat memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala. Tujuannya untuk memonitor kadar hemoglobin setiap anak agar kondisi kesehatannya dapat terpantau dan risiko anemia bisa diantisipasi sejak dini,” jelas Sri Handayani.
Pemeriksaan kadar Hb menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan remaja putri. Pada masa pertumbuhan dan pubertas, remaja putri memiliki kebutuhan zat besi yang perlu diperhatikan, terlebih karena kehilangan darah saat menstruasi dapat meningkatkan risiko anemia. Dengan pemantauan berkala, kondisi kesehatan murid dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan dengan tepat.
Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pendidikan di madrasah.
“Kami menyambut baik kegiatan pemeriksaan kadar hemoglobin ini sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan murid. Kami berharap seluruh murid putri dapat mengetahui pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Murid yang sehat akan lebih siap belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensinya,” ungkap Umartono.
Umar juga berharap kerja sama antara madrasah dan Puskesmas Tanon II dapat terus terjalin dalam mendukung pemantauan kesehatan murid secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Sragen berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesehatan warga madrasah. Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan dapat meningkatkan kesadaran murid akan pentingnya menjaga kadar hemoglobin, memenuhi kebutuhan gizi, dan mengenali risiko anemia sejak dini demi menunjang tumbuh kembang serta prestasi belajar. (zhr/enn)







