Sragen (Humas) – MTsN 6 Sragen menggelar kegiatan Praktik Pembuatan Sabun khusus bagi murid-murid Kelas Sains pada Senin hingga Rabu, 12–14 Oktober 2026. Kegiatan yang bertempat di Laboratorium IPA MTsN 6 Sragen ini berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB dan diikuti oleh 55 peserta dari Kelas Sains.
Dalam pelatihan ini, MTsN 6 Sragen menghadirkan Ana Arista, seorang Praktisi Lingkungan Hidup asal Gemolong, sebagai narasumber utama. Para siswa diajak untuk memahami formula dasar, proses kimia sederhana, hingga praktik langsung pembuatan sabun yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan melatih para siswa Kelas Sains agar memiliki keterampilan khusus (life skill) yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan ini, madrasah berkomitmen agar pemahaman siswa tidak hanya terfokus pada ranah kognitif di dalam kelas, melainkan juga berkembang secara optimal pada ranah psikomotorik.
Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan terselenggaranya pelatihan ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan edukatif yang memberikan pengalaman langsung bagi siswa. Pembelajaran Sains tidak boleh berhenti pada teori di atas kertas. Melalui praktik pembuatan sabun ini, kami ingin membekali para siswa dengan keterampilan psikomotorik yang nyata dan aplikatif, sehingga mereka memiliki skill bermanfaat yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari maupun masa depan,” ungkap Fandholin.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan dibimbing melakukan proses tahap demi tahap proses pembuatan sabun sampai jadi. Pada pertemuan pertama Senin, 12 Oktober semua peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan sabun. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mencetak generasi muda madrasah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terampil dan peduli terhadap lingkungan. (ich/enn)







