Sragen (Humas) – MTsN 2 Sragen melaksanakan Survei Nasional Sahabat KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) bagi guru dan murid pada Selasa (20/10). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer MTsN 2 Sragen ini bertujuan memperoleh data dan informasi mengenai penerapan KBC di lingkungan madrasah. Responden dipilih berdasarkan hasil sampling sebesar 5% dari jumlah populasi.
Survei Nasional Sahabat KBC diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memetakan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta pada satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA). Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pengembangan kebijakan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.
Di MTsN 2 Sragen, survei diikuti oleh 43 murid dan tiga guru yang terpilih sebagai responden. Pelibatan guru dan murid diharapkan dapat memberikan gambaran dari berbagai sudut pandang mengenai penerapan nilai-nilai KBC dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di madrasah.

Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan bahwa survei nasional ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk berkontribusi dalam memberikan gambaran mengenai implementasi KBC.
“Melalui survei ini, kami berharap data yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Kami mendukung upaya Kementerian Agama dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian, dan akhlak mulia peserta didik,” ungkap Umartono.
Ia juga berharap nilai-nilai cinta semakin terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran dan budaya madrasah sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan harmonis serta mendukung perkembangan murid secara utuh.
Melalui partisipasi dalam Survei Nasional Sahabat KBC, MTsN 2 Sragen turut mendukung upaya pemetaan dan evaluasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Hasilnya diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan pendidikan madrasah yang menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, kepedulian, dan akhlak mulia. (zhr/enn)









