Sragen (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sragen memperkuat pembentukan karakter para siswa melalui pengajian keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan madrasah, Senin (24/8). Kegiatan yang menghadirkan penceramah Ustaz Puji Selalu di Hati tersebut berlangsung semarak dan diwarnai berbagai penampilan menarik serta pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi.
Acara peringatan Maulid Nabi diawali dengan pembacaan kitab Al-Barzanji (berjanjen) yang dilantunkan bersama oleh seluruh warga madrasah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh perwakilan siswa. Suasana semakin meriah saat para siswa membawakan pidato dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, Arab, dan Jawa.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan lagu-lagu Islami yang dibawakan secara bersama-sama oleh gabungan organisasi kesiswaan, mulai dari pengurus OSIS, Pramuka, PMR, hingga Rohis. Penampilan ini membawa kehangatan dan rasa kebersamaan bagi seluruh warga madrasah di hari kelahiran Rasulullah SAW.

Kegiatan keagamaan ini menjadi momen berharga bagi keluarga besar MAN 3 Sragen untuk meningkatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini bertujuan agar nilai-nilai kebaikan dan sifat mulia Rasulullah SAW dapat ditiru serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa.
Kepala MAN 3 Sragen Agus Sulistiya, S.E. memberikan sambutan hangat dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyiapkan acara ini. Agus menegaskan bahwa kegiatan peringatan hari besar Islam merupakan bagian penting dari upaya madrasah dalam membimbing perilaku siswa agar sesuai dengan ajaran agama.
“Pengajian Maulid Nabi ini harus kita jadikan pegangan dalam bertindak. Jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh utama dalam kehidupan, bukan hanya sekadar diingat saat peringatan tahunan,” kata Agus di hadapan para siswa dan guru.
Saat memberikan ceramah, Ustaz Puji mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup Rasulullah SAW. Pembahasan dimulai dari kisah kelahiran Nabi hingga berbagai peristiwa luar biasa (mukjizat) yang diberikan Allah SWT. Ustaz Puji menekankan pentingnya meniru sifat jujur, dapat dipercaya, sabar, dan penyayang yang selalu dicontohkan oleh Nabi.
“Kita tidak cukup hanya tahu cerita tentang Nabi, tetapi yang terpenting adalah mencontoh dan mempraktikkan sifat baik Nabi dalam kehidupan kita sehari-hari,” pesan Ustaz Puji kepada para siswa.
Suasana pengajian menjadi semakin hidup saat Ustaz Puji menceritakan kisah sahabat Nabi bernama Nu’aiman yang dikenal suka bercanda dan humoris. Lewat cerita yang santai namun penuh pesan, Ustaz Puji menggambarkan bagaimana Rasulullah SAW selalu menyikapi perbedaan sifat para sahabatnya dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan tanpa pernah merendahkan orang lain.

Pesan dari cerita sahabat Nu’aiman tersebut menjadi contoh nyata yang sangat cocok bagi siswa dalam bergaul sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun saat menggunakan media sosial. Perbedaan sifat antar-teman hendaknya disikapi dengan saling menghargai dan tetap menjaga kerukunan.
Sebagai penutup rangkaian acara, madrasah memberikan hadiah atau reward khusus kepada para siswa yang meraih nilai tiga besar tertinggi dalam simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Penyerahan hadiah ini bertujuan untuk memberikan semangat agar para siswa semakin rajin belajar dan berprestasi.


Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, MAN 3 Sragen terus berkomitmen mendidik para siswa agar tidak hanya pintar dalam pelajaran, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, santun, dan bermanfaat bagi masyarakat.(sns/enn)







