Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen kembali mengukir prestasi pada penghujung tahun. Jumat (12/12), perwakilan MAN 2 Sragen menghadiri acara Penyerahan Hadiah Lomba Piala Bupati Sragen 2025 yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Sumonegaran Sragen.
Dalam ajang bergengsi tersebut, MAN 2 Sragen dinobatkan sebagai Juara 3 Kategori SMA/SMK/MA Sederajat untuk Lomba Konten Media Sosial Piala Bupati Sragen 2025 melalui karya bertajuk “Gen Z Sragen Gak Takut Trend, Tapi Tahu Batas.” Karya tersebut menonjol berkat pesan kuat mengenai literasi finansial bagi remaja serta ajakan menghindari judi online, pinjaman ilegal, dan penggunaan paylater yang tidak bijak.
Acara diisi dengan sambutan dari Direktur Utama Bank Syariah Sragen, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bupati Sragen selaku pemangku kebijakan daerah. Masuk pada puncak acara Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Konten Media Sosial Piala Bupati, Lomba Menulis Artikel, dan Lomba Menulis Puisi.
Di kesempatan yang sama, Bupati Sragen mencanangkan gerakan Sekolah Sadar Literasi Keuangan, sementara Ketua TP PKK Kabupaten Sragen meresmikan Duta Puspa Gatra sebagai bagian dari penguatan edukasi keuangan berbasis generasi muda.

Prestasi yang diraih MAN 2 Sragen diapresiasi oleh seluruh keluarga besar madrasah. Mereka menilai penghargaan ini bukan sekadar capaian kompetisi, melainkan bukti bahwa siswa-siswi MAN 2 Sragen mampu berperan aktif dalam kampanye literasi finansial yang menjadi isu penting di tengah maraknya praktik judi online dan pinjaman ilegal di kalangan remaja.
Selain membanggakan madrasah, karya yang dihasilkan siswa MAN 2 Sragen juga dinilai mampu menginspirasi generasi muda Sragen untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti tren digital dan mengambil keputusan finansial.
Dengan diraihnya Juara 3 pada lomba ini, MAN 2 Sragen semakin menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kreativitas siswa, khususnya dalam pemanfaatan media digital secara positif, aman, dan edukatif. Madrasah berharap keikutsertaan dalam ajang-ajang serupa dapat semakin meningkatkan kualitas literasi digital dan finansial peserta didik di masa mendatang.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda madrasah bukan hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga dapat menjadi penggerak perubahan. Dengan semangat kolaborasi dan keberanian menuangkan gagasan, MAN 2 Sragen berharap karya-karya para muridnya terus memberi warna baru bagi Sragen—bahwa kreativitas, keberanian bersuara, dan kecerdasan digital adalah modal penting untuk menciptakan masa depan yang lebih terang.
“Dari MAN 2 Sragen, untuk Sragen yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya.” (rgl/enn)









