Sragen (Humas) – Bertepatan dengan malam Ramadan, MTsN 7 Sragen kembali melaksanakan program rutin Tarawih Keliling (Tarling) sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan ukhuwah islamiyah dengan masyarakat sekitar pada Selasa (3/3) malam.
Tarling MTsN 7 Sragen dilaksanakan di dua lokasi. Dua masjid yang menjadi tujuan utama kali ini adalah Masjid Ar-Rohmat, Sumberjo, Girimargo dan Masjid Al-Hidayah, Sambirejo, Soko, Kecamatan Miri.
Kegiatan Tarling ini diikuti oleh jajaran pimpinan, guru, dan pegawai MTsN 7 Sragen. Di setiap lokasi, tim madrasah berbaur dengan warga setempat untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih secara berjamaah. Peserta dibagi menjadi Tim A dan Tim B. Tim A bertugas mengikuti tarling di Masjid Ar-Rohmat, sedangkan Tim B mengikuti tarling di Masjid Al-Hidayah.
Dalam sambutannya di sela-sela kegiatan, Ngadi, Wakil Kepala Hubungan Masyarakat (Waka Humas) MTsN 7 Sragen menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya madrasah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Selain beribadah bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi program-program pendidikan madrasah serta memohon doa restu agar MTsN 7 Sragen terus mencetak generasi yang berakhlakul karimah.
“Kegiatan ini untuk memperkuat tali silaturahim. Mari kita selalu bersama-sama mendidik putra-putri kita menjadi anak yang sholeh. Serta kita tingkatkan amal ibadah di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Selain melaksanakan salat berjamaah, tim Tarling juga memberikan kultum singkat yang mengajak jamaah untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadan. MTsN 7 Sragen juga membagikan zakat dan uang tunai kepada dua masjid. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara pihak madrasah dan pengurus masjid setempat.
Kehadiran rombongan dari MTsN 7 Sragen disambut antusias oleh para takmir masjid dan jamaah setempat. Di Masjid Ar-Rohmat Sumberjo maupun Masjid Al-Hidayah Sambirejo, suasana ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan keakraban.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu guru dari MTsN 7 Sragen. Kegiatan ini menambah rasa kekeluargaan antara madrasah dan lingkungan sekitar semakin harmonis,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Sumberjo.
Dengan adanya program Tarling ini, MTsN 7 Sragen berharap keberadaan madrasah tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh para siswa di dalam kelas, tetapi juga oleh masyarakat luas di wilayah Miri dan sekitarnya. (ns/enn)








