Sragen (Humas) – Semangat kebangkitan nasional terasa begitu kental di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Sragen pada Rabu (20/5) pagi. Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar khidmat, menjadi semakin istimewa dan meriah dengan adanya sesi penyerahan berbagai penghargaan berprestasi bagi warga madrasah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Tata Usaha (KTU) MTsN 7 Sragen, Kiswanto, yang hadir mewakili kepala madrasah. Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Kiswanto menekankan pentingnya memaknai kebangkitan nasional di era modern melalui peningkatan kualitas diri, disiplin, dan penguasaan teknologi.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Kiswanto di hadapan ratusan murid, guru, dan pegawai MTs N 7 Sragen yang mengikuti upacara dengan tertib.
Suasana upacara yang semula hening berubah menjadi penuh gemuruh tepuk tangan saat pembawa acara mulai membacakan daftar penerima penghargaan. Pihak madrasah memanfaatkan momen bersejarah ini untuk memberikan apresiasi kepada sejumlah murid yang telah berhasil menorehkan prestasi membanggakan, baik di bidang akademik maupun non-akademik dalam beberapa waktu terakhir.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kiswanto. Penghargaan tersebut meliputi piala kompetisi PAI, Matematika, dan perlombaan Pramuka. Pemberian penghargaan ini sengaja dipadukan dengan momen Harkitnas untuk mendongkrak motivasi seluruh warga MTsN 7 Sragen. Dengan melihat keberhasilan teman-temannya, diharapkan para murid yang lain terpacu untuk ikut bangkit dan menggali potensi terbaik mereka.
Upacara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini berjalan lancar, ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa Indonesia serta foto bersama antara pembina upacara dengan para murid berprestasi yang membawa pulang piagam penghargaan. (ns/enn)








